DetikNews
Kamis 19 April 2018, 15:47 WIB

Cerita Dhimas, Suporter Tewas yang Pilih Pulang Ketimbang Ambulans

Muhammad Aminudin - detikNews
Cerita Dhimas, Suporter Tewas yang Pilih Pulang Ketimbang Ambulans Jenazah Dhimas di rumah duka (Foto: Muhammad Aminudin)
Malang - Sebelum meninggal, Dhimas Duha Romli (16) sempat terinjak-injak suporter lain saat terjadi rusuh dalam laga Arema vs Persib di Stadion Kanjuruhan. Dhimas yang merasa pusing dan sesak enggan ikut mobil ambulans yang akan mengantarkannya ke rumah sakit.

Dari pada ikut ambulans, Dhimas lebih memilih pulang meski kondisinya tak sehat. Ternyata Dhimas mempunyai alasan sendiri mengapa ia menolak ikut ambulans. Pelajar kelas I SMKN 1 Janti, Kota Malang, ini tak ingin meninggalkan tanggung jawabnya karena ia membawa motor orang tuanya saat menonton pertandingan tersebut.

"Jadi almarhum Dhimas, sebenarnya mau dibawa ke ambulans. Tapi, memilih pulang, karena membawa motor bapaknya," cerita dewan pembina Arema FC Agoes Soerjanto pada wartawan di Kandang Singa Jalan Mayjen Panjaitan, Kamis (19/4/2018).

[Gambas:Video 20detik]




Dhimas saat itu seperti tak menghiraukan sakit yang dialaminya. Esok pagi, keluarga menyiapkan keberangkatannya ke sekolah. Saat itu, Dhimas baru mengakui sakit, dan meminta tak masuk sekolah.

Keluarga berinisiatif mendatangkan tukang pijat untuk memulihkan sakit pada sejumlah bagian tubuh Dhimas.

"Dipanggilkan tukang pijat, karena dianggap keseleo. Lalu, kondisi semakin menurun, dibawa ke dokter oleh keluarga. Saran dokter dirujuk ke rumah sakit. Baru pada Rabu (18/4/2018), siang, dirujuk ke RSSA. Setelah teman-temannya mendatangi posko, dan meminta bantuan manajemen," beber Agoes.


"Hancur hati kami, ada suporter yang meninggal. Kami sudah berupaya, mendatangi semua korban di rumah sakit, dan meminta ada penanganan terbaik. Begitu juga dengan membuka posko dengan harapan, ada informasi mengenai korban dari peristiwa yang terjadi. Ini musibah bagi kami semua," sambung Agoes.

Agoes berjanji akan memberikan penanganan hingga proses pemulihan para korban. Ini menjadi tanggung jawab manajemen Arema FC.

Dhimas Duha Romli (16), warga Jalan Kepuh I, Sukun, Kota Malang, meninggal dalam perawatan intensif di RSSA. Pelajar kelas 1 SMKN 1 Janti ini menjadi salah satu suporter saat laga Arema FC menjamu Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, yang berakhir rusuh, Minggu (14/4/2018) malam.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed