DetikNews
Selasa 17 April 2018, 15:39 WIB

Pilgub Jatim 2018

Mampu Ekspor, Gus Ipul Imbau Industri Mebel Mampu Serap Tenaga Kerja

Suparno - detikNews
Mampu Ekspor, Gus Ipul Imbau Industri Mebel Mampu Serap Tenaga Kerja Gus Ipul kunjungi pabrik mebel di Sidoarjo/Foto: Suparno
Sidoarjo - Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 2, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) berkomitmen memajukan industri mebel. Diharapkan dengan majunya sektor ini, lebih mampu menyerap tenaga kerja.

"Perusahaan furnitur seperti ini harus bisa lebih maju agar dapat lebih bisa menyedot tenaga kerja kita (padat karya)," kata Gus Ipul saat mengunjungi PT Integra Group Sidoarjo, Rabu (17/4/2018).

Dalam kunjungan itu, Gus Ipul bertemu langsung dengan buruh perusahaan yang berjumlah sekitar 7 ribu orang. Mereka menyanyikan "Kabeh Sedulur" saat melihat kedatangan Gus Ipul.

Gus Ipul mengaku kagum, perusahaan yang dipimpin oleh Halim Rusli ini dapat menembus pasar ekspor. Dimulai dari kawasan Eropa dan Amerika Serikat. Sehingga, perusahaan furnitur ini harus bisa dijaga dan dipertahankan.

Dia melihat masih ada pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan guna menggenjot produktivitas industri mebel Jawa Timur. Dimulai dari pengoptimalan penggunaan teknologi terkini dengan peremajaan alat dan teknologi industri. Masih banyak produsen mebel dalam negeri yang masih menggunakan teknologi yang sangat manual.

"Juga tentunya dibarengi peningkatan SDM-nya," tambahnya.

Selain itu, pihaknya turut perhatian masalah ketersediaan bahan baku log (kayu gelondongan) dan rotan yang semakin menipis. Apalagi masalah distribusi logistik bahan baku dan produk jadi yang dinilai menelan ongkos yang tinggi.

"Selain itu, para pengusaha banyak yang mengusulkan agar bahan baku itu tidak dipermudah kerana ekspornya, melainkan difokuskan untuk produksi dalam negeri. Ini yang perlu didiskusikan lebih lanjut bersama pemerintah pusat," terangnya Gus Ipul.

Ia menyampaikan, meski nilai ekspor Jawa Timur seringkali di atas rata-rata ekspor nasional, namun pencapaian ini masih perlu digenjot. Sehingga bisa lebih berkontribusi terhadap nilai ekspor Indonesia. Dengan harapan neraca perdagangan bisa mengalami surplus.

"Bangsa yang sehat ketika nilai ekpornya lebih tinggi dari impornya. Oleh karena itu, kita akan dorong ekpor kita dari Jawa Timiur. Bila terpilih nanti, ia juga akan berjuang untuk mendatangkan investasi yang sifatnya padat karya," jelasnya

Ditambah, perlu ada perluasan pasar. Selama ini, tujuan ekspor masih terbatas ke negara-negara tradisional, seperti Amerika dan Eropa. Diketahui, kedua kawasan ini mengalami kelesuan ekonomi dalam beberapa tahun.

"Kalau bisa diekspor ke negara tetangga," tandasnya.

Sementara Halim Rusli Direktur Utama PT Integra Group mengharapkan bila terpilih nanti Gus Ipul mampu menciptakan iklim usaha yang kondusif terutama di sektor mebel Jawa Timur. Seperti menjembatani antara kepentinhan pengusaha dan buruh.

"Harus imbang, jangan karena kepentingan politik, pengusaha dikorbankan. Begitu juga sebaliknya," kata Halim.

Menciptakan iklim usaha yang kondusif, selama ini kebijakan yang diambil oleh gubernur harus imbang antara kepentingan buruh dan pengusaha. Tidak bisa karena kepentingan poltiik, pengusaha ditinggalkan. Begitu pula sebaliknya, kepentingan buruh tidak dibela.

"Saya lihat sebagai wakil gubernur, Gus Ipul kurang mendapatkan porsi. Sehingga dengan modal dua periode sebagai wagub, Gus Ipul dapat menangkap apa yang menjadi kebutuhan kami sebagai pengusaha di Jawa Timur," jelas Halim.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed