DetikNews
Senin 16 April 2018, 10:00 WIB

Kartu Merah di Injury Time yang Berbuah Rusuh

Muhammad Aminudin - detikNews
Kartu Merah di Injury Time yang Berbuah Rusuh Foto: Muhammad Aminudin
Malang - Laga Arema FC vs Persib Bandung yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Minggu (15/4/2018) berakhir ricuh. Diduga kericuhan disulut oleh keputusan wasit.

Menurut Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris dan Media Officer Arema FC Sudarmadji, saat itu wasit Handri Kristanto memberikan tambahan waktu 3 menit, setelah pertandingan telah memasuki waktu 90 menit namun kedudukan tetap imbang 2-2.

[Gambas:Video 20detik]


Namun kemudian pemain Arema FC Dedik Setiawan diganjar kartu merah karena dianggap melanggar pemain Persib Bandung pada masa injury time. Hal ini memicu emosi suporter.

"Gejala akan adanya reaksi suporter sudah terlihat, ketika Dedik mendapatkan kartu merah. Penonton diduga kesal dengan keputusan wasit dan memicu mereka turun dari tribun," beber Sudarmadji kepada wartawan.

Kartu Merah di Injury Time yang Berbuah RusuhFoto: Muhammad Aminudin


Suporter, terutama yang berada di tribun sebelah timur, merangsek turun ke dalam lapangan. Reaksi ini mendapatkan hadangan dari match steward (pengaman internal lapangan).

Baku hantam antara suporter dengan match steward sempat terjadi, hingga memperpanjang insiden. Adu fisik antara suporter dan petugas keamanan pun melebar hingga ke bangku official pemain. Bahkan dilaporkan pelatih Persib Bandung, Roberto Carlos Mario Gomes terluka di pelipis kanannya.

Kartu Merah di Injury Time yang Berbuah RusuhFoto: Muhammad Aminudin/detikSport


Petugas kepolisian akhirnya menembakkan gas air mata ke arah suporter untuk mengendalikan situasi. Para pemain dan wasit lantas diamankan. Namun suporter malah semakin garang dan menyerang petugas dengan berbagai benda yang ada di dekat mereka.

Kericuhan akhirnya bisa dihentikan sekitar 1,5 jam kemudian. Namun banyak korban berjatuhan, terutama pada penonton perempuan.

"Banyak korban perempuan, mungkin karena berdesakan. Tapi semua sudah mendapat penanganan serta dievakuasi ke rumah sakit terdekat," ungkap Media Officer Arema FC Sudarmadji.

Hari ini pihaknya membuka posko untuk memastikan berapa jumlah korban yang berjatuhan di malam kelam itu.

Kartu Merah di Injury Time yang Berbuah RusuhFoto: Muhammad Aminudin/detikSport


(lll/lll)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed