DetikNews
Senin 16 April 2018, 09:10 WIB

Tur dengan Mobil Jadul, Cara Beda Jelajah Kota Tua Surabaya

Suryaman Candi - detikNews
Tur dengan Mobil Jadul, Cara Beda Jelajah Kota Tua Surabaya Naik mobil jadul, cara baru menjelajah Kota Tua Surabaya. (Foto: Suryaman Candi)
Surabaya - Sebagai salah satu kota bersejarah di Indonesia, Surabaya juga dipenuhi spot wisata yang berkonsep vintage atau lawas. Seperti halnya di Kota Tua, Jalan Gula, atau Kembang Jepun.

Ingin berwisata dengan konsep yang berbeda? Di Surabaya kini ada penyedia tur yang menawarkan wisata Kota Tua menggunakan mobil klasik. Di antaranya Volkswagen Kombi dan Volkswagen Beetle keluaran tahun 1961.

Denny Bernardus, sosok di balik konsep wisata baru ini merupakan pecinta mobil klasik yang ingin membagikan sensasi perjalanan dengan mobil kesayangannya.

"Ya, kita menawarkan rute, nanti kita jemput. 3 Jam nanti keliling sesuai rute yang telah ditawarkan," terang Denny kepada detikcom, Senin (16/4/2018).


Ditambahkan Ikmal Nuski Adikara, ada tiga paket yang ditawarkan berdasarkan kebutuhan pelanggan. Di antaranya paket khusus sesuai rute yang ditawarkan penyedia tur; paket tur dalam durasi tertentu; dan paket entertainment seperti pernikahan, lomba foto dan lain-lainnya.

"Nanti kalau udah berkembang lagi, kita ada banyak paket lainnya. Seperti rencana ke depannya, kalau ada raker dari perusahaan misalnya, itu kita bisa tawarkan," ujar Ikmal.

Tur dengan Mobil Klasik, Cara Beda Jelajah Kota Tua SurabayaBaru ada 4 mobil yang disediakan untuk tur Kota Tua Surabaya ini. (Foto: Suryaman Candi)

Hal lain yang menarik dari tur ini adalah para wisatawan akan ditemani driver atau sopir yang juga berperan sebagai pemandu tur. Si pemandu akan diwajibkan mengenakan baju khas Jawa Timur.

Di dalam mobil juga akan diputarkan lagu-lagu Jawa Timuran untuk menyemarakkan suasana. "Drivernya nanti kita nggak mau cuma pake kaos ya. Drivernya nanti kita mau mempromosikan baju Cak dan Ning Surabaya. Jadi pakaian khas Surabaya," tambah Denny.

Tertarik? Untuk pemesanan paket tur ini bisa dilakukan lewat internet. "Memang basisnya di internet, jadi orang bisa langsung booking dari sana," timpal anggota tim lainnya, Abia Darma Lemuel.

Namun Ikmal berpesan untuk saat ini mobil klasik yang digunakan baru ada 4 buah. "Kita pakai mobil pribadi kita. Untuk sementara ada 4 unit, jadi penawarannya terbatas," tutup mahasiswa Universitas Ciputra ini.


(lll/lll)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed