BPOM RI Kunjungi Pabrik Pengalengan Ikan, Ini Hasilnya

Ardian Fanani - detikNews
Jumat, 13 Apr 2018 19:31 WIB
BPOM RI, Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan Kemenperin mengunjungi CV Pasific Harvest Banyuwangi (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi - BPOM RI, bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Kementerian Perindustrian melakukan kunjungan di pabrik pengolahan ikan CV Pasific Harvest di Muncar, Banyuwangi. Kunjungan ini menindaklanjuti temuan parasit cacing pada ikan makarel dalam kaleng,

Kunjungan ini dimaksudkan untuk melihat secara langsung alur proses pengolahan ikan. Kepala BPOM RI Penny Kusumastuti Lukito bersama rombongan langsung turun mengecek pengolahan ikan makarel.

Rombongan langsung membaur dengan puluhan pekerja yang terlihat membersihkan ikan makarel dengan cara memotong bagian kepala dan ekor ikan. Kemudian mereka juga melihat sterilisasi ikan dengan suhu 100 derajat celcius selama 15 menit. Di proses akhir, rombongan juga melihat proses ikan yang sudah berada dalam kaleng dimasak dengan suhu 118 derajat selama kurang lebih dua jam disesuaikan dengan ukuran ikan.

"Semua sudah kami lihat proses penananganannya. Steril dan sudah sesuai dengan SOP yang ada," ujar Penny kepada detikcom, Jumat (13/4/2018).


Kunjungan ini terkait temuan parasit cacing pada ikan makarel dalam kaleng,Kunjungan ini terkait temuan parasit cacing pada ikan makarel dalam kaleng (Foto: Ardian Fanani)

Mengenai standar kebersihan, kata Penny, juga dilakukan kepada seluruh pekerja. Semua pekerja wajib menggunakan masker, kaos tangan, penutup kepala, sepatu, dan pakaian khusus.

"Ini kami lakukan audit komprehensif dan secara lintas sektoral. Kami memastikan titik kritis pengolahan ikan. Hasilnya kualitas sudah bagus dan tidak usah dipermasalahkan lagi," tambahnya.

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Surabaya menemukan tujuh dari 27 produk kemasan ikan makarel mengandung cacing parasit. Tujuh produk kemasan yang disita ini diproduksi oleh CV Pasific Harvest Muncar, Banyuwangi. (iwd/iwd)