"Kondisi ini normal karena saat ini surabaya sedang masuk dalam situasi transisi peralihan cuaca," ujar prakirawan BMKG Juanda Agatha kepada detikcom, Jumat (13/4/2018).
Agatha mengatakan tak hanya Surabaya saja yang cuacanya gerah, tetapi kota sekitarnya seperti Gresik dan Sidoarjo juga mengalaminya. Suhu pada siang hari berkisar 33-35 derajat celcius. Sementara suhu pada malam hari berkisar 25-28 derajat celcius.
Agatha menambahkan meski cuaca saat ini sedang panas-panasnya, namun warga harus waspada karena diperkirakan hujan bisa saja turun secara tiba-tiba. Hujan yang turun terkadang disertai angin dengan kecepatan rata-rata 19 km/jam.
"Pada masa transisi ini masyarakat juga harus waspada dengan hujan yang bisa turun secara tiba-tiba walaupun sebelumnya cuaca panas menyengat" kata Agatha.
Surabaya, kata Agatha, diperkirakan akan memasuki musim kemarau pada dasarian kedua bulan Mei atau sekitar tanggal 20 Mei 2018.
"Kami berpesan kepada masyarakat agar berhati-hati dengan cuaca yang tidak menentu seperti panas disertai hujan secara tiba tiba. Kami juga mengingatkan masyarakat selalu sediakan payung dan mantel jika keluar rumah," tandas Agatha.











































