Kasatlantas Polres Tulungagung AKP Wisnu Setiyawan Kuncoro mengungkapkan, kecelakaan beruntun tersebut terjadi di Desa Buntaran, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung.
Tiga kendaraan yang terlibat kecelakaan adalah sebuah truk dengan nomor polisi AG 8393 UM yang dikemudikan Supriyadi; sedan bernomor polisi AG 24 PP yang dikemudikan Doven Wantoro; dan truk AG 9543 VB yang dikemudikan Hariyanto.
"Posisi kendaraan itu mobil plat merah AG 24 PP berada di antara dua truk, sehingga mengalami kerusakan pada bagian depan dan belakang, sedangkan penumpangnya atas nama Didik Hariyadi mengalami luka di dahi dan pelipis," kata Wisnu kepada detikcom, Selasa (10/4/2018).
Wisnu menjelaskan, kecelakaan beruntun itu berawal saat truk yang dikemudian Supriyadi, warga Desa Candirejo, Kecamatan Ponggok Blitar beriringan dengan mobil AG 24 PP. Sesampainya di lokasi kejadian, truk hendak berbelok ke arah kanan menuju timbangan.
Foto: Istimewa |
"Truk sudah menyalakan lampu sein, namun dari arah belakang tiba-tiba muncul truk pengangkut gula yang dikemudikan oleh Hariyanto, warga Desa Pakel, Kanigoro, Blitar dan langsung menabrak mobil AG 24 PP," lanjut Wisnu.
Akibatnya tabrakan beruntun pun tak terhindarkan. Mobil sedan yang berada di posisi tengah kemudian terjepit di antara dua buah truk hingga mengalami kerusakan parah.
"Dari hasil penyelidikan sementara, kecelakaan itu diakibatkan oleh truk pengangkut gula yang kurang konsentrasi, sehingga tidak tahu ada kendaraan yang sedang melambat di depannya," jelas Wisnu.
Kejadian tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Hanya satu korban yang mengalami luka-luka, yaitu penumpang sedan yang bernama Didik Hariyadi yang kebetulan adalah Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Blitar.
Didik sendiri telah dievakuasi dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.












































Foto: Istimewa