Waspada Gejala Mual Muntah Disertai Muncul Bercak Putih, Vitiligo?

Waspada Gejala Mual Muntah Disertai Muncul Bercak Putih, Vitiligo?

Fatichatun Nadhiroh - detikNews
Senin, 09 Apr 2018 14:00 WIB
dr Irwin Priyatna Kusumah/Foto: Istimewa
dr Irwin Priyatna Kusumah/Foto: Istimewa
Surabaya - Waspadai jika seseorang mengalami mual, muntah, letih, lesu dan sering capek, disertai munculnya bercak putih pada kulit. Jika bercak putih itu lebih terang dari kulit aslinya, dan makin meluas itu menandakan gejala klinis vitiligo.

Gejala vitiligo ini biasanya muncul selama satu hingga dua minggu disertai nafsu makan turun tanpa panas tinggi. Vitiligo merupakan penyakit kulit, pada umumnya menyerang folikel rambut dan lapisan kulit

Penyakit auto imun ini harus diwaspadai dari 80 penyakit yang ada. Selain diabetes tipe 1 dan lupus, vitiligo merupakan penyakit yang dapat menyebabkan kematian jika tidak diatasi sejak dini. Bahkan bisa merusak DNA bila dibiarkan terpapar dengan radikal bebas

"Jika kondisi parah, vitiligo bisa menyerang ginjal, jantung, hati hingga menyebabkan kematian," kata dr Irwin Priyatna Kusumah SpPD, Spesialis Penyakit Dalam RSIA Soerya, Jalan Raya Kalijaten, Sepanjang, kepada detikcom, Senin (9/4/2018).


Suami dr Niwara Shanti ini merumpamakan vitiligo ini seperti konser musik. Jika panggungnya itu lingkungan, sound systemnya adalah auto imun seseorang dan penyanyinya adalah gen.

"Bercak putih akan makin meluas seiring kekebalan seseorang terus menurun," tegas pria kelahiran 1971 silam.

Dia menjelaskan hingga kini penyebab vitiligo belum diketahui dengan pasti dan menjadi perdebatan hingga 6 dasa warsa. Apalagi sulit disembuhkan meski tidak menular. Penderita vitiligo ini melanda 0,5-1 persen pertumbuhan penduduk atau 1:100.000.

"Vitiligo bisa menyerang siapa saja, tidak peduli kaya atau miskin. Semua bisa terpapar penyakit kulit ini," tambah pria lulusan FK Unair angkatan 1992.

Apalagi, jelas bapak 3 anak ini, vitiligo bisa menyerang orang-orang yang mengalami trauma mekanik, seperti petinju, terpapar polusi udara, polusi air, logam berat, ionisasi dan radiasi.

Untuk itu pihaknya mengimbau jika mengalami gejala di atas, segera mendatangi Tim Dokter. Di antaranya Spesialis Kulit dan Penyakit Dalam. (fat/fat)