detikNews
Senin 09 April 2018, 10:39 WIB

Madiun Umbul Square, Pemandian Air Hangat yang Pernah Mati Suri

Sugeng Harianto - detikNews
Madiun Umbul Square, Pemandian Air Hangat yang Pernah Mati Suri Foto: Sugeng Harianto
Madiun - Obyek wisata pemandian air hangat Madiun Umbul Square sebenarnya sudah berdiri sejak masa pendudukan Belanda. Pemandian ini juga telah dikenal luas oleh masyarakat.

Namun seiring berjalannya waktu, Madiun Umbul Square sempat mengalami 'mati suri' alias sepi pengunjung. Sepinya wisata yang terletak di perbatasan Kabupaten Madiun dengan Ponorogo ini dikarenakan mulai banyaknya destinasi wisata belanja modern di Kota Madiun di awal tahun 2000-an.

Bahkan menurut pengelola, pemandian ini hanya ramai saat libur tahun baru atau libur lebaran. Itupun karena pihak pengelola wisata menghadirkan pertunjukan musik dangdut dengan bintang tamu artis dari Jakarta.

"Bisa dikatakan pernah mati suri sejak banyak pusat perbelanjaan modern, banyak mal-mal masuk kota Madiun. Imbasnya lokasi wisata umbul ini sepi pengunjung," kata Direktur Taman Wisata Madiun Umbul Square, R. Avri Handoko kepada detikcom, Senin (9/4/2018).

Avri menambahkan, kondisi 'mati suri' tersebut berlangsung sekitar 10 tahun. Dalam kurun tahun 2011-2013, pengelola kemudian berinisiatif melakukan renovasi atau perombakan total pada pemandian ini.

Madiun Umbul Square, Pemandian Air Hangat yang Pernah Mati SuriFoto: Sugeng Harianto

Hingga akhirnya dibuka kembali tahun 2013 dengan nama yang berubah menjadi 'Madiun Umbul Square'. "Alhamdulilah sejak perombakan total saat ini sudah ramai pengunjung, utamanya saat hari libur Sabtu Minggu dan hari libur besar," ungkap Avri.

Secara terpisah, pihak Humas mengatakan saat libur panjang, dalam sehari 2.000-3.000 tiket masuk Madiun Umbul Square bisa habis terjual. Padahal di hari biasa, hanya ada sekitar 100-500 pengunjung saja.

"Pengunjung dari Madiun serta luar Madiun, Ponorogo, Nganjuk dan ada juga dari Surabaya," papar Humas Madiun Umbul Square Suciati kepada detikcom.

Omzet yang dikantongi pengelola obyek wisata ini pun mencapai Rp 50-60 juta sehari dengan harga tiket Rp 20.000/orang saat hari libur. Dari pendapatan itu, Madiun Umbul Square mendapat laba bersih sekitar 50-75 persen.

"Untuk laba bersih perkiraan sekitar 50 hingga 75 persen soalnya banyak kebutuhan. Untuk SDM, untuk biaya pemeliharaan koleksi hewan lumayan banyak, untuk operasional," terang Avri.


(lll/lll)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com