"Kalau saya ketua panitianya atau panitianya ya pasti udah saya revisi lah," kata Emil dalam pesan WhatsApp kepada detikcom, Senin (2/4/2018). Kalimat Emil diakhiri dengan emoticon tertawa.
Emil yang juga bupati Trenggalek nonaktif adalah lulusan luar negeri, yakni Australia dan Jepang. Sebelum terjun ke dunia politik, dia jadi profesional dan sempat bekerja di Bank Dunia. Jadi, tentu saja, tidak asing dengan bahasa Inggris. Apalagi sekadar 'Meet and Greet'.
Acara 'Meat and Great' digelar di Jember pekan lalu. Emil mengaku datang sebagai undangan. "Masa sebagai undangan saya protes?" tutur suami artis Arumi Bachsin ini.
"Saya di situ ga ada 1 jam. Datang, paparan, tanya jawab langsung balik," tambahnya.
Di luar faktor salah ketik di poster, Emil bersyukur bisa bertemu dengan anak-anak muda. Menurut dia, forum-forum seperti itu perlu dilakukan. Tujuannya agar wirausahawan muda terus muncul.
Pekan lalu, di Jember Emil berkunjung ke industri tembakau cerutu di Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung. Dia berharap kualitas pengolahan tembakau ditingkatkan. Harapannya, produk yang dihasilkan tidak kalah dengan hasil industri tembakau luar negeri. (trw/iwd)