Road show kampanye dimulai sejak pukul 05.00 wib, Khofifah menemui para pedagang di Pasar Kademangan Kabupaten Blitar. Dilanjutkan ke Pasar Templek Kota Blitar. Di dua pasar tradisional itu, Khofifah menyapa para pedagang yang antusias minta photo bersama.
Dia juga menampung keluhan beberapa pedagang pasar trasidisional itu. Satu point yang menjadi perhatian Khofifah adalah perlunya perlindungan pada pasar dan pedagang pasar tradisional.
"Semua pedagang sembako di pasar tradisional keluhannya sama. Dagangannya sekarang sepi karena harus berkompetisi dengan pasar modern. Untuk itu memang diperlukan perlindungan pada pasar dan para pedagang pasar tradisional," kata Khofifah di lokasi, Sabtu (31/3/2018).
Menurut Khofifah, perlu ada beberapa regulasi untuk mewujudkan perlindungan itu. Diantaranya perlu dibangunnya gudang (warehouse).
"Kalau ada gudang di dalam pasar, yang mau jualan telur, minyak goreng atau beras mereka akan mudah mengakses dengan harga dan kualitas standart," tambahnya.
Selain itu, bentuk perlindungan lain adalah pembangunan infrastruktur, penyediaan barang dengan harga dan kualitas kompetitif dengan pasar modern.
"Dengan begitu kita bisa mengajak bersama-sama mengajak ke pasar tradisional. Kalangan menengah ke atas juga mau belanja disini," bebernya.
Perlindungan pasar tradisional, lanjut dia, harus seiring dengan pembangunan infrastruktur. Terkait melonjaknya harga cabai, Khofifah mengajak semua ibu rumah tangga menanam pohon cabai.
"Ibu menanam cabai itu termasuk menstabilkan harga. Karena fluktuasi harga tergantung suply and demand system. Jadi kalau setiap rumah tanam cabai, otomatis kita tidak akan kekurangan stoi dan harga bisa stabil," pungkasnya. (fat/fat)











































