Jaga Kandang dan Kebun, Warga Antisipasi Serangan Anjing Liar

Ardian Fanani - detikNews
Rabu, 28 Mar 2018 10:05 WIB
Warga mengadakan siskamling untuk mengantisipasi anjing liar. (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi - Warga Desa Lemahbang Kulon, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi dikejutkan dengan matinya domba-domba milik warga setempat secara misterius.

Domba-domba tersebut mati dengan luka gigitan di bagian tubuhnya. Diduga domba tersebut mati karena gigitan anjing liar.

Teror kematian domba milik warga ini terjadi sejak hari Selasa (27/3/2018). Warga kemudian bersama-sama melakukan pengawasan terhadap kandang-kandang domba. Dengan membawa pentungan, warga berkeliling mencari anjing liar yang diduga memangsa 5 domba tersebut.

"Yang dimangsa ada 5 domba. Tiga tewas di tempat sementara 3 hilang dibawa anjing liar itu," ujar Rohmat (50), pemilik domba kepada wartawan, Rabu (27/3/2018) malam.


Menurut Rohmat, ia sempat melihat gerombolan anjing liar itu masuk ke dalam kandang dombanya. Bersama warga yang lain, ia lantas mengusir gerombolan anjing liar yang diperkirakan sekitar 6 ekor itu.

"Anjing liarnya besar-besar. Kalau orang sini panggilnya Lembuk. Anjing jadi-jadian. Tapi memang suaranya kayak anjing," tambahnya.

Mengantisipasi adanya serangan anjing liar, warga Desa Lemahbang Kulon berupaya menggelar siskamling. Puluhan warga yang didominasi anak muda itu berjaga-jaga di setiap sudut kebun dan kandang milik warga.

"Kita lakukan penjagaan di lingkungan. Agar tidak terjadi penyerangan lagi," ujar Obie Septiando, Kepala Dusun Krajan Desa Lemahbang Kulon.

Obie mengungkapkan sempat tersebar isu jika yang memangsa domba-domba warga itu adalah anjing jadi-jadian. Namun hal tersebut ditepisnya. Sebab di sekitar desa mereka memang banyak anjing liar berkeliaran di malam hari.

"Memang banyak berkeliaran di sekitar sini (anjing liar). Makanya kita lakukan penjagaan," tegasnya.

(lll/lll)