Didukung Ponpes Ini, Gus Ipul Ajak Santri Nderek Kiai Sampai Mati

Pilgub Jatim 2018

Didukung Ponpes Ini, Gus Ipul Ajak Santri Nderek Kiai Sampai Mati

Zaenal Effendi - detikNews
Minggu, 25 Mar 2018 20:53 WIB
Didukung Ponpes Ini, Gus Ipul Ajak Santri Nderek Kiai Sampai Mati
Gus Ipul hadir di haul para masyayikh pesantren Al Yasin (Foto: istimewa)
Pasuruan - Ribuan santri dan alumni Pesantren Terpadu Al Yasin, Dusun Areng-areng, Desa Sambisirah, Kraton, Pasuruan, Jawa Timur siap memenangkan calon gubernur Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

Dukungan ini mereka berikan ketika Gus Ipul hadir di haul para masyayikh pesantren tersebut. Keluarga besar pengasuh pesantren juga langsung menyambut hangat kedatangan Gus Ipul.

Saat Gus Ipul memberikan sambutan, ribuan santri dan alumni yang hadir juga kompak menyanyikan lagu "Kabeh Sedulur, Kabeh Makmur", sebuah lagu yang menggambarkan visi dan misi Gus Ipul jika kelak terpilih menjadi Gubernur Jawa Timur.

"Alhamdulillah, saya sangat bergembira atas sambutan ini. Saya ingin menyampaikan bahwa Majelis Haul itu sekaligus sebagai instrumen pemersatu bangsa. Kami selalu rutin datang ke berbagai Haul sebagai salah satu bentuk dukungan acara ini," kata Gus Ipul, Minggu (25/3/2018).

Gus Ipul menjelaskan, acara Haul tak hanya diisi dengan acara doa serta tausyah. Di luar itu, para jemaah bisa saling sapa, menjaga solidaritas, saling peduli, dan ini menjadi energi membangun kebersamaan ketika nanti pulang ke tempat masing-masing.

Ketua PBNU ini mengatakan bahwa semangat persatuan ini selaras dengan cita-cita agama. Sehingga, kedua hal itu harus berjalan berkesinambungan serta terus menerus.

"Majelis menjadi seruan, ayo mondok sampai rabi. Ayo ngaji dan nderek Kiai sampai mati," kata Wakil Gubernur Jatim dua periode ini.

Usai kegiatan tersebut, Gus Ipul disambut hangat para santri dan ribuan masyarakat yang hadir. Bahkan tak luput menjadi rebutan para jemaah untuk swafoto atau bersalaman. Dengan menebar senyuman, kandidat yang akan berpasangan dengan Puti Guntur Soekarno ini dengan ramah melayani satu persatu.

"Inilah kehebatan para ulama. Meskipun telah meninggal, beliau tetap bisa mempertemukan kita, mempersatukan jamaah melalui Haul ini. Karena itulah, semangat persatuan ini yang harus kita jaga," pungkas Gus Ipul. (ze/iwd)
Berita Terkait