Ada Meja Ukiran Naga dan Perabot Impor di Rumah Mujiono Rp 17 M

Adhar Muttaqin - detikNews
Sabtu, 24 Mar 2018 13:08 WIB
Rumah Mujiono yang dijual Rp 17 miliar dan laku Rp 15,1 miliar. Tapi dibayar pakai uang mainan Rp 4,5 miliar. (Foto: Adhar Muttaqin/detikcom)
Tulungagung - Mujiono, warga Desa Pulosari, Kecamatan Ngunut, Tulungagung, menjual salah satu rumahnya seharga Rp 17 miliar. Hampir laku Rp 15,1 miliar. Namun dalam transaksi awal, Mujiono 'dibayar' pakai uang mainan Rp 4,5 miliar.

Rumah yang dijual terletak di Desa Sumberejo Kulon, Kecamatan Ngunut dan berada di akses utama Desa Pulosari dan Sumberejo. Hanya berjarak 300-an meter dari rumah yang ditinggali Mujiono dan keluarga. Mengapa rumah Mujiono semahal itu?

[Gambas:Video 20detik]



Mujiono menyebut rumah tersebut berdiri di atas lahan seluas 4.629 meter persegi. Sebagian berupa bangunan rumah, eks kantor, dan sisanya kolam ikan dan 2 gudang besar. Rumah berlantai 2 dan selesai pembangunannya 2 tahun lalu itu belum pernah ditempati.

"Cuma pas usaha ikan jalan saja, ruang bawah pernah buat kantor," kata Mujiono, Sabtu (24/3/2018).

Ada Meja Ukir Naga dan Perabot Impor di Rumah Mujiono Rp 17 MFoto: Adhar Muttaqin/detikcom
Mujiono menunjukkan isi rumahnya. Di dalam ruang tamu, ada meja jati ukiran naga. Juga ada lampu gantung, lemari, dan ranjang besar yang diimpor dari Cina. Kamar mandi dilengkapi bathup dan shower.

Rumah tersebut seharusnya sudah laku. Tapi Ali, yang disebut Mujiono sebagai calon pembeli, memberikan kardus berisi uang mainan Rp 4,5 miliar, Jumat (16/3). Ali tak diketahui keberadaannya dan tak bisa dikonfirmasi hingga saat ini.


Mujiono awalnya santai, kini merasa tertipu. Selain nama baiknya tercoreng, ia seharusnya bisa membayar utang di bank. Polres Tulungagung tengah menyelidiki kasus ini.

Ada Meja Ukir Naga dan Perabot Impor di Rumah Mujiono Rp 17 MFoto: Adhar Muttaqin/detikcom
(trw/trw)