DetikNews
Jumat 23 Maret 2018, 15:19 WIB

Terkait Skimming di Jatim, Polisi Tegaskan Tidak Ada Penyidikan

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Terkait Skimming di Jatim, Polisi Tegaskan Tidak Ada Penyidikan Polda Jatim tegaskan tidak kasus penyidikan untuk kasus-kasus skimming di Jatim. (Foto: Rois Jajeli)
Surabaya - Menanggapi banyaknya kasus skimming yang terjadi di Jawa Timur, Polda Jatim menegaskan tidak ada penyidikan. Hal ini karena polisi masih menunggu beberapa hal sebab menghargai adanya Undang-undang Perbankan.

"Langkah hukumnya sampai sekarang masih menunggu dari Perbankan," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera di Kantor Humas Polda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Jumat (23/3/2018).

Jika penyidikan diserahkan ke Polda, Barung masih menunggu kerja sama dengan pihak terkait. Kerja sama tersebut bisa berupa traffic transaksi dari pihak bank yang bisa membantu polisi dalam proses pengungkapan kasus.


Kendati demikian, Barung mengatakan kepolisian tetap berupaya menjaga kepercayaan masyarakat kepada Perbankan. Polisi juga ingin kepercayaan nasabah pada Perbankan dan pemerintah tidak luntur lantaran kasus ini.

Upaya tersebut ditunjukkan misalnya ketika polisi mengawal kasus skimming BRI di Kediri hingga proses pengembalian uang. Barung mengatakan tanggapan nasabah akan hal ini cukup baik.

"Kehadiran polisi mengawal pergantian semua uang nasabah yang hilang pada kejadian di BRI, responsnya cukup baik," tambah Barung.

Barung juga mengapresiasi upaya Bank Indonesia yang telah memberikan perintah pada tiap bank untuk melakukan inspeksi dan memeriksa ATM masing-masing. Menurut Barung, dalam kasus ini memang lebih baik melakukan penanganan seperti mengembalikan uang nasabah untuk menjaga kepercayaan dan kenyamanan nasabah.

"Perbankan itu aset pemerintah, tapi nasabah juga aset yang harus dilindungi," pungkasnya.


(lll/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed