DetikNews
Kamis 22 Maret 2018, 22:19 WIB

Pilgub Jatim 2018

Kata Emil soal Popularitas Cawagub dan Peluang Dongkrak Suara

M Aminudin - detikNews
Kata Emil soal Popularitas Cawagub dan Peluang Dongkrak Suara Emll dan pengurus DHD Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Propinsi Jawa Timur. (Foto: M Aminudin/detikcom)
Malang - Beberapa survei menunjukkan popularitas cagub Khofifah Indar Parawansa dan Saifullah Yusuf secara individu cukup tinggi. Sosoknya sangat menonjol. Popularitas cawagub lebih rendah dibanding pasangannya. Bisakah cawagub mendulang suara?

Cawagub Emil Elestianto Dardak tak begitu sepakat dengan pandangan bahwa cawagub tak cukup berperan mendongkrak popularitas atau elektabilitas. Dia justru memandang sebaliknya.

"Angka popularitas muncul, karena ada perkembangan positif. Kami mendapatkan masukan dari pakar yang memang memahami survei, bahwa sinergi antara cagub dan cawagub sangat efektif dalam memperluas jangkauan dan keberagaman pemilih di Jawa Timur," kata Emil dalam pelantikan pengurus DHD Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Propinsi Jawa Timur di Pendopo Kabupaten Malang Jalan KH Agus Salim, Kamis (22/3/2018). Emil hadir sebagai pengurus Badan Pembudayaan Kejuangan 45.


"Dari sisi regional, kami, kepala daerah yang berjuang di wilayah Mentaraman serta keterwakilan generasi milenial yang tergambar dari hasil survei (Poltracking) itu," sebut Emil di Malang, Kamis (22/3/2018).

Dia tak memungkiri, secara ketokohan Khofifah Indar Parawansa memiliki elektabilitas cukup tinggi. Butuh wakil yang tepat untuk menambah signifikan. Dikatakan Emil, antara dirinya dengan Khofifah Indar Parawansa merupakan satu kesatuan.

Dwi tunggal, bukan hanya dilihat satu individu saja karena memiliki peran masing-masing. "Tidak bisa dilihat sendiri-sendiri, kita dwi tunggal," sebutnya.

Bagi dia, survei yang ada, akan memacu cawagub dalam memberikan kontribusi. Ada ruang yang perlu ditingkatkan selama proses pengenalan yang tentunya akan mendongkrak elektabilitas pasangan calon.

"Ini justru potensi bagi cawagub, ruang yang perlu ditingkatkan, memberikan kontribusi selama pengenalan untuk menambah elektabilitas pasangan calon," ujarnya.


Tren positif ini, lanjut dia, semakin memotivasi lebih intens lagi dalam memperluas silaturahmi kepada masyarakat.

"Kita harus menggenjot terus elektabilitas pasangan calon, konsisten menyapa, menyerap aspirasi masyarakat dan di era hari ini harus simultan akar rumput dan media sosial," tandasnya.
(trw/trw)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed