Warga yang keseharianya bekerja sebagai pembuat batu bata mengeluhkan sulitnya bahan baku serta seringnya air bengawan solo yang naik mendadak.
Salah satu warga Kalitidu, Didik (40), mengharap jika Pak Mul menjadi bupati bisa mengayomi dan memberikan lapangan kerja baru, atau tambahan penghasilan bagi warga sekitar bantaran sungai bengawan solo yang saat ini sudah kesulitan membuat batu bata merah. Selain itu keluh Didik, air bengawan yang jarang surut semenjak adanya bangunan bendungan gerak.
"Bendungan gerak ini memang bermanfaat bagi warga, tetapi kita yang di pinggiran sungai sejak lahir dihidupi dari sini, saat ini mengalami penurunan. Sehingga kita perlu tembahan kerjaan baru," keluh Didik, yang diamini warga lainnya, Kamis (22/3/2018).
Soehadi pun mengaku senang dengan keluh kesah warga yang disampaikan pada dirinya. Karena dia mendapatkan banyak masukan dan saran dari warga.
Soehadi berjanji akan memikirkan nasib warganya. Bahkan mantan Sekda Bojonegoro ini akan mengutamakan menggunakan produk lokal baik batu bata atau produk lainnya pada proyek ABPD, jika nanti dipercaya menjadi bupati Bojonegoro periode 2018-2023.
"Kami tegaskan jika nanti menjadi Bupati, pada proyek APBD wajib menggunakan produk lokal salah satunya bata merah ini," janji Soehadi Moeljono dihadapan warga Kalitidu.
Ditambahkan oleh Soehadi, warga juga akan diberikan tambahan pekerjaan yang bisa menambah penghasilan dengan memanfaatkan Sungai Bengawan Solo dengan program perikanan. (bdh/bdh)