DetikNews
Rabu 21 Maret 2018, 14:52 WIB

Di HUT Satpol PP, Bupati Anas Minta Penegakan Perda yang Tegas

Ardian Fanani - detikNews
Di HUT Satpol PP, Bupati Anas Minta Penegakan Perda yang Tegas Bupati Anas menghadiri peringatan HUT Satpol PP Banyuwangi. (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi - Peringatan HUT Satpol PP digelar meriah di Banyuwangi. Peringatan ini juga dijadikan satu dengan HUT satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) dan satuan Pemadam Kebakaran (PMK).

Menghadapi tahun politik di 2019, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas meminta Satpol PP untuk meningkatkan kesiapsiagaannya dalam mengawal pesta demokrasi, baik saat pemilihan presiden maupun pemilihan gubernur. Satpol PP harus memastikan ketertiban dan keamanan masyarakat tetap terjaga.

"Selain mengawal agar pelaksanaannya berjalan lancar, Satpol PP juga harus lebih antisipatif mengatasi berbagi kemungkinan yang terjadi dari proses demokrasi ini," ujar Anas kepada detikcom di Kantor Pemkab Banyuwangi, Rabu (21/3/2018).

Anas juga meminta anggota Satpol PP semakin tegas menegakkan peraturan daerah (Perda) dan meningkatkan ketertiban. Meski demikian, Anas tetap meminta agar penertiban dilakukan dengan menggunakan pendekatan yang humanis.

Apalagi seiring dengan meningkatnya pariwisata Banyuwangi, daerah ini kian menjadi incaran banyak orang, mulai dari mereka yang hanya sekadar ingin berwisata, benchmarking, hingga investor yang ingin mengembangkan bisnisnya di Banyuwangi.
Simulasi kemampuan Satpol PP Banyuwangi di peringatan HUT Satpol PP. (Foto: Ardian Fanani)Simulasi kemampuan Satpol PP Banyuwangi di peringatan HUT Satpol PP. (Foto: Ardian Fanani) Foto: Ardian Fanani

"Ibarat gula, Banyuwangi kini sudah banyak dikerumuni semut. Maka, perlu ada penegakan aturan, Perda, termasuk keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang harus dioptimalkan. Namun saya minta, Satpol PP dalam menjalankan tugasnya dilakukan secara humanis dengan perdekatan yang persuasif tanpa menimbulkan kekerasan," tegas Anas.

Anas pun mencontohkan saat penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang membuka lapaknya di pinggir jalan maupun saat menertibkan reklame yang tidak berijin.

"Tegas itu perlu, tapi jangan semena-mena. Kalau ada penjual lokasinya sembarang, tegur dengan baik untuk segera pindah ke tempat yang dibolehkan. Karena saya sering dapat pengaduan dari masyarakat dan juga melihat sendiri masih ada penjual yang berjualan di kawasan terlarang. Saya minta Satpol PP koordinasi dengan RT/RW, lurah dan camat untuk segera menertibkannya agar kenyamanan dan ketertiban kota terus terjaga," ujarnya.

Dalam kegiatan ini juga digelar simulasi pengamanan pemilu, bela diri hingga penertiban reklame liar yang dilakukan oleh gabungan satuan Satpol PP, anggota Linmas, dan tim Damkar.

Satpol PP memperagakan pengamanan kantor Pemkab saat diserang oleh simpatisan Cagub-Cawagub. Mereka bahu-membahu membuat benteng pengamanan. Selain itu, ada pemadam kebakaran yang siap siaga memadamkan kebakaran yang menimpa salah satu ruangan kantor.
(lll/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed