DetikNews
Selasa 20 Maret 2018, 21:35 WIB

Wantimpres Kunjungi RSAL Surabaya, Cek Atap Runtuh?

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Wantimpres Kunjungi RSAL Surabaya, Cek Atap Runtuh? Subagyo HS di RSAL Surabaya. (Foto: Hilda Meilisa Rinanda/detikcom)
Surabaya - Rombongan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) meninjau Rumah Sakit TNI AL (RSAL) Dr Ramelan Surabaya. Mereka menilik kondisi pelayanan kesehatan dan fasilitas yang tersedia. Sempat cek atap yang runtuh dua hari lalu?

"Saya melihat bagaimana pelayanan kesehatan, pelaksanaan pelayanan, mungkin ada kendala," ujar Jenderal (Purnawirawan) Subagyo HS di RSAL Dr Ramelan, Jalan Gadung, Wonokromo, Surabaya, Selasa (20/3/2018).


Subagyo HS yang mantan KSAD era Order Baru ini mengatakan fasilitas dan pelayanan di RSAL sudah cukup baik. Dia berharap pihak rumah sakit tetap melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan kualitas.

"Mudah-mudahan ada kemajuan, jadi kalau tadi telah disampaikan dengan baik mudah-mudahan ke depan akan lebih baik lagi," tambah anggota Wantimpres di bidang Pertahanan dan Keamanan ini.

Subagyo HS tak menjawab saat ditanya soal atap Ruang Saraf yang runtuh, Minggu (18/3). Rombongan Wantimpres juga tak melihat kondisi terakhir ruangan tersebut.

Sementara Kepala Rumah Sakit Dr Laksamana TNI IDG Nalendra mengatakan selain RSUD Dr Soetomo, RSAL selama ini menjadi tempat rujukan masyarakat Surabaya. Untuk itu, kebutuhan masyarakat akan rumah sakit ini cukup tinggi.

"Misal di RSUD sudah penuh, mau ndak mau ya dirujuk ke sini," ujar Nalendra.

Kepala RSAL Dr Ramelan Surabaya Laksamana TNI IDG NalendraKepala RSAL Dr Ramelan Surabaya Laksamana TNI IDG Nalendra (Foto: Hilda Meilisa Rinanda/detikcom)

Untuk itu, ketika ada salah satu gedung yang atapnya ambruk, Nalendra mengatakan akan segera melakukan perbaikan.

"Kira-kira satu minggu lagi setelah hasil investigasi keluar, ruangan itu akan kami rehab kembali," kata Nalendra.


Nalendra mengaku akan melakukan gerak cepat, karena kebutuhan masyarakat di RSAL cukup tinggi.

Namun, sebelum melakukan pembangunan ulang di Ruang Syaraf Paviliun VII, Nalendra meminta pihak kontraktor segera bertanggung jawab dan mengganti semua kerugian yang ditimbulkan.

"Pastinya mereka harus bertanggung jawab, dan mengembalikan atas apa yang mereka timbulkan," jelasnya.
(trw/trw)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed