QR Code Diaplikasikan, Orang Asing Lebih Mudah Diawasi

Erliana Riady - detikNews
Selasa, 20 Mar 2018 14:07 WIB
QR code diaplikasikan, pengawasan orang asing akan lebih mudah (Foto: Erliana Riady)
QR code diaplikasikan, pengawasan orang asing akan lebih mudah (Foto: Erliana Riady)
Blitar - Kantor Imigrasi Kelas II Blitar mulai mengenalkan aplikasi Quick Response Code (QR Code). Aplikasi ini akan terpasang di smartphone semua petugas imigrasi dan tim pengawasan orang asing (Timpora). Dengan aplikasi ini, keberadaan orang asing di wilayah Indonesia akan lebih mudah terpantau.

"Saat ini kami lakukan desiminasi atau pengenalan mengenai pemanfaatan QR code untuk meningkatkan pengawasan orang asing. Dimulai dari saat kedatangan orang asing di tempat pemeriksaan imigrasi di bandara dan pelabuhan internasional," jelas Kepala Kanim Kls II Blitar Muhammad Akram kepada detikcom di kantornya Selasa (20/3/2018).

QR Code ini dengan pemberian cap izin masuk yang diganti dgn stiker. Stiker akan ditempel di paspor setiap orang asing yang masuk Indonesia. Begitu juga dengan ijin tinggal setiap orang asing akan ditempeli stiker QR Code.


"Bagaimana cara bacanya? Nah nanti setiap smartphone petugas imigrasi dan Timpora akan dipasang aplikasi reading QR Code. Jadi ketika petugas memindai QR Code orang asing, di smartphonenya langsung tertera semua identitas orang asing itu. Mulai masa berlaku ijin tinggalnya, bahkan sampai dimana posisi orang asing itu detik ini juga," paparnya.

Pemindaian QR code dengan smartphone , secara otomatis posisi saat dilakukan pemindaian akan terkirim dan terekam di pusat data keimigrasian. Sehingga keberadaan dan mobilitas orang asing di wilayah Indonesia dapat terpantau oleh sistem.

Dengan aplikasi ini, lanjut Akram, akan sangat memudahkan Timpora memantau keberadaan orang asing di wilayahnya.


"Saat ini karena masih proses pengenalan. Untuk stiker masih proses tender lelang pencetakan. Semoga Juli tahun ini, bisa segera terealisasi," imbuhnya.

Aplikasi ini diyakini akan memberikan kemudahan untuk memantau pergerakan atau perpindahan orang asing dari satu wilayah ke wilayah lain di seluruh Indonesia. (iwd/iwd)