Es Kopi Susu yang Lagi Ngetren di Surabaya, Apa Sih Istimewanya?

Suryaman Candi - detikNews
Selasa, 20 Mar 2018 11:41 WIB
Es kopi susu merupakan nama baru untuk kopi espresso yang dikemas lebih terjangkau. (Foto: Suryaman Candi)
Surabaya - Kopi merupakan komoditas yang kini seolah-olah telah menjadi kebutuhan sekunder di masyarakat. Bahkan tidak sedikit pecinta kopi yang mendalami hal-hal tentang kopi, seperti halnya pengolahan kopi espresso.

Namun sayangnya, kebanyakan espresso hanya dapat dinikmati di kedai-kedai kopi yang relatif mahal.

Hal ini mendorong sejumlah pelaku usaha untuk mengenalkan kopi espresso yang dikemas dalam cangkir plastik yang kemudian dipopulerkan dengan nama 'es kopi susu'. Salah satunya Edward Lie (39) bersama dua rekannya, Christian Hartono (29) dam Theo Kurniawan (34)

Ketiganya merintis produk es kopi susu di bazar Kartini Cofee Weekend di Grand City pada awal 2016 lalu. Edward mengaku tak menyangka jika es kopi susu yang dikenalkannya diterima pasar dengan antusias. Bahkan omzetnya saat itu melebihi booth sejenis yang mengandalkan specialty coffee (produk yang mengedepankan kopi espresso).

"Di saat semua masih bermain di specialty coffee, kita coba produk yang bisa dinikmati oleh mereka-mereka yang bukan pecinta kopi," ungkap Edward kepada detikcom, Selasa (20/3/2018).
Es Kopi Susu yang Lagi Ngetren di Surabaya, Apa Sih Istimewanya?Kopi espresso yang mahal dikemas dengan harga yang lebih terjangkau. (Foto: Suryaman Candi)

Menurut pemilik Kopi Koko Nakal itu, produknya dianggap bisa menjembatani antara penikmat specialty coffee dengan mereka yang tidak mengerti tentang kopi, dengan harga yang juga lebih terjangkau.

Rocky Layadi (31) yang juga memiliki kedai es kopi susu menceritakan bahwa tren es kopi susu sebenarnya mulai masuk Surabaya di awal tahun 2016. Walaupun menggunakan espresso, tetapi penamaannya sengaja disederhanakan agar dapat diterima orang awam.

"Penamaannya itu kopi dengan susu karena kan kalau kopi susu udah umum banget," ujar Rocky.

Menurut Rocky, dari segi pembuatan, es kopi susu juga dikatakan jauh lebih sederhana. "Kalau kafe-kafe yang pake mesin, susunya kan di-steam. Nah, sedangkan kalau orang awam lihat minumannya di steam kayak gitu, udah nggak mau. Pikirnya diapain minumannya." lanjutnya.

Pemilik kedai es kopi susu, Manna Kopi, Irawan Thejaya (22) menambahkan, ciri khas dari es kopi susu itu adalah rasanya yang manis. Walaupun sangat mirip dengan cappucino, namun es kopi susu ditambahkan gula aren agar bisa dinikmati oleh bukan pecinta kopi sekalipun.

"Kalau es kopi susu itu khasnya dia manis. Itu memang biar bisa dinikmati orang awam. Jadi tujuannya es kopi itu selain bisa dinikmati orang yang bukan cinta kopi, tapi cita rasa espresso dalam minuman itu tetap ada," jelas Irawan.

Irawan menambahkan, ciri khas dari espresso sebenarnya terletak pada fisiknya. Espresso lebih kental karena rasio kopi dengan airnya 1 : 2, sedangkan kopi tubruk biasanya jauh lebih cair.

"Kalau espresso itu khasnya dia kental. Karena airnya lebih sedikit. Sedangkan cold brew, itu salah satu pengembangannya es kopi susu juga, 1 : 6 sampe 10. Jadi lebih cair," paparnya.
Es Kopi Susu yang Lagi Ngetren di Surabaya, Apa Sih Istimewanya?Selain enak, banyak konsumen di Surabaya mengakui jika es kopi susu ramah di kantong. (Foto: Suryaman Candi)

Lianny Sanjaya, mahasiswi Fakultas Psikologi Universitas Ciputra mengaku bisa hingga 3 kali dalam seminggu mengonsumsi es kopi susu.

Baginya, es kopi merupakan produk yang pas. "Biasanya mau cari kopi yang enak. Tapi kalau (merk salah satu franchise kopi, red) kan terlalu mahal. Ini pas dan enak," ungkap Lianny.

Lain lagi dengan Dennis Fook. Desainer interior di Surabaya itu mengatakan es kopi susu bisa memenuhi kebutuhan kopinya di pagi hari, tetapi tidak sampai membuat sakit maag.

"Kalau perlu cepat, saya pilih es kopi susu. Kalau pagi bisa diminum dingin-dingin, terus nggak bikin sakit maag," ujar Dennis.

Bahkan ada pula konsumen setia yang mengaku setiap hari mengonsumsi es kopi susu. Hendri (28) mengaku tiap mengunjungi Pasar Atom, ia pasti membeli segelas es kopi susu.

"Ini rasanya enak terus nggak mahal. Biasanya suka kopi yang di warung sih tapi kalau ke Atom pasti saya beli ini," ungkap Hendri. (lll/lll)