DetikNews
Senin 19 Maret 2018, 08:48 WIB

Ribuan Bonek Deklarasi Antihoax bersama Kapolrestabes Surabaya

Deni Prastyo Utomo - detikNews
Ribuan Bonek Deklarasi Antihoax bersama Kapolrestabes Surabaya Kapolrestabes Surabaya mengajak ribuan Bonek dan pemuka agama untuk deklarasi antihoax. (Foto: Deni Prastyo Utomo)
Surabaya - Ribuan Bonek diajak untuk memerangi hoax menjelang salah satu pertandingan penting sebelum berlangsungnya Liga 1 2018. Ikrar antihoax tersebut diucapkan bersama-sama jelang pertandingan Persebaya Surabaya melawan Serawak FA Malaysia.

Ribuan Bonek diajak mendeklarasikan antihoax bersama Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan. Dalam kesempatan ini, lima tokoh lintas agama seperti kyai, pastur, pendeta, biksu serta tokoh agama yang lain juga diajak untk mengikrarkan antihoax bersama.

"Pertandingan yang digelar hari ini sebagai langkah awal Persebaya sebelum berlaga di Liga 1 2018 mendatang. Saya mendoakan semoga Persebaya bisa merebut Juara 1 dalam Pertandingan Liga 1 nanti," kata Kombes Pol Rudi Setiawan dan dipastikan, Senin (19/3/2018).
Kapolrestabes Ajak Ribuan Bonek Deklarasi Anti HoaxKapolrestabes Surabaya ajak ribuan Bonek untuk deklarasikan antihoax. (Foto: Deni Prastyo Utomo)

Rudi juga menyampaikan kehadiran kelima toko agama tersebut adalah untuk mendoakan agar NKRI tetap utuh dan aman.

"Kedua, semoga Negara Kita, NKRI tetap utuh. Ketiga, semoga umat beragama di Indonesia terus meningkatkan rasa toleransi antarumat beragama," pintanya.

Setelah pembacaan deklarasi antihoax selesai. Rudi mengelilingi Stadion Gelora Bung Tomo untuk memastikan suasana kondusif dan aman.

Seperti apa yang telah diikrarkan oleh ribuan Bonek dan beberapa tokoh agama, pertandingan Persebaya Surabaya melawan Serawak FA pun dilaporkan berjalan dengan lancar dan aman.

Namun dalam laga ujicoba, Persebaya harus puas berbagi skor 2-2 dengan klub asal Malaysia tersebut.
(lll/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed