DetikNews
Minggu 18 Maret 2018, 18:31 WIB

Gus Ipul Kagumi Keberhasilan Surabaya dan Banyuwangi

Zaenal Effendi - detikNews
Gus Ipul Kagumi Keberhasilan Surabaya dan Banyuwangi Gus Ipul menghadiri Rakerwil Gerakan Persaudaraan Pemuda Keadilan/Foto: Zaenal Effendi
Surabaya - Calon Gubernur Jawa Timur (Jatim) nomor urut 2, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengajak generaai muda untuk lebih kreatif. Sehingga nantinya bisa menjadi seorang pengusaha dan membuka lapangan pekerjaan.

"Pemuda punya kesempatan maju menjadi orang besar dan sukses. Lewat kreatifitas untuk menciptakan lapangan pekerjaan," kata Gus Ipul kepada wartawan usai menghadiri Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Gerakan Persaudaraan Pemuda (Gema) Keadilan di Gedung Juang 45, Surabaya, Minggu (18/3/2018).

Gus Ipul mengaku ingin mendengar apa yang menjadi keinginan pemuda. Tidak bisa kita memaksa mereka untuk menuruti kemauan yang kita inginkan. Ia khawatir jika dibuatkan sesuatu tidak sesuai dengan kemauan mereka malah jadi muspro.

"Banyak usulan dari mereka sebenarnya. Apa sih yang diinginkan mereka, supaya policy pemerintah, pembinaan kita dan pendampingan betul-betul efektif," ujar calon gubernur yang berpasangan dengan calon wakil gubernur Puti Guntur Soekarno di Pilgub Jatim 2018.

Yang paling penting, lanjut Keponakan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini, mereka ingin diberi semacam akses. Baik permodalan maupun akses lain dalam rangka meningkatkan kemampuan mereka melalui inkubasi atau pelatihan dan pendidikan.

"Paling tidak, mereka dibantu untuk membentu suatu iklim kerja kreatif yang baik. Contoh, kita bikin Coworking tapi akhirnya tidak sukses, karena tidak sesuai dengan kemauan mereka. Jadi kita bikin sesuatu harus tanya mereka. Mereka biasanya optimis, tidak mau dipaksa-paksa, ingin dibimbing dengan kejujuran," jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Gus Ipul mengaku kagum dengan program yang dilakukan bupati dan walikota di Jatim. Seperti, Surabaya dan Banyuwangi. Misalnya, program Desa Cerdas di Banyuwangi. Lewat program ini, bisa melayani warga dengan waktu panjang.

"Pelayanan seperti dini perlu dikembangkan. Intinya disana ada industri kreatiditas. Ada pemberdayaan ekonomi yang bisa dikembangkan. Manfaatkan kemajuan teknologi untuk kepentingan teknologi," pungkas dia.
(ze/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed