DetikNews
Rabu 14 Maret 2018, 19:15 WIB

Pilgub Jatim 2018

Tak Semua Kader Dukung Paslon Pilgub Jatim Sesuai Pilihan Partai

Zaenal Effendi - detikNews
Tak Semua Kader Dukung Paslon Pilgub Jatim Sesuai Pilihan Partai Foto: Zaenal Effendi
Surabaya - Selain melakukan survei elektabilitas di Pilgub Jatim 2018, Lembaga survey PolMark Research Center (PRC) juga melakukan survei keseriusan kader partai dalam mendukung Khofifah-Emil dan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno.

Hasilnya, ada beberapa kader partai pendukung yang tidak mendukung pasangan cagub-cawagub sesuai yang didukung partainya di Pilgub Jatim.

"Dalam melakukan survei, juga kami tanyakan dari partai mana dan mendukung paslon nomor urut berapa. Hasilnya ada beberapa kader yang menjawab tidak mendukung paslon yang didukung partainya," kata Direktur Riset PRC Eko Bambang Subiantoro di Hotel Mercure Mirama Surabaya, Rabu (14/3/2018).

Dari hasil survei terhadap 1.200 responden dengan jumlah masing masing responden pria maupun perempuan masing masing 50 persen, didapatkan hasil sebagai berikut:

Pasangan nomor urut 1 Khofifah-Emil

Partai Demokrat 44,4 persen mendukung Khofifah-Emil dan 40 persen mendukung Saifullah Yusuf-Puti Guntur

Partai Golkar 35 persen mendukung Khofifah-Emil dan 47 persen mendukung Saifullah Yusuf-Puti Guntur

Partai Nasdem 26,7 persen mendukung Khofifah-Emil dan 46,7 persen mendukung Saifullah Yusuf-Puti Guntur

PPP 66 persen mendukung Khofifah-Emil dan 26 persen mendukung Saifullah Yusuf-Puti Guntur

PAN 40 persen mendukung Khofifah-Emil dan 13,3 persen mendukung Saifullah Yusuf-Puti Guntur

Hanura undecided voter (belum menentukan pilihan)


Pasangan nomor urut 2 Saifullah Yusuf-Puti Guntur

PDIP 72,1 persen memilih Saifullah Yusuf-Puti Guntur dan 11,1 pilih Khofifah-Emil

PKB 45 persen pilih Saifullah Yusuf-Puti Guntur dan 34,7 persen pilih Khofifah-Emil

Partai Gerindra 52,6 persen pilih Saifullah Yusuf-Puti Guntur dan 18,4 pilih Khofifah-Emil

PKS 50 persen Saifullah Yusuf-Puti Guntur dan 50 pilih Khofifah-Emil.

Eko juga menyebut, elektabikitas Khofifah sebelum berpasangan dengan Emil mengalami kenaikan signifikan dibandingkan Saifullah Yusuf dengan kondisi yang sama.

"Saat itu kami melakukan survei pada Mei 2016, elektabilitas Khofifah saat itu 11,1% pada Februari menjadi 30,1% atau naik 16,1%. Sedangkan Saifullah Yusuf naik 13,5% dari 29,2% menjadi 42,7%," ujar dia.

Namun tambah Eko, dari hasil survei kemantapan pilihan pemilih yang disurvei, Saifullah Yusuf mengungguli Khofifah Indar Parawansa.

"Dari 14,8% kemantaban pilihan terhadap Gus Ipul menjadi 29,4% atau naik 14,6% persen dibandingkan survey Mei 2016. Sedangkan Khofifah 4,7% naik menjadi 17,3% atau naik 12,6 %," pungkas Eko.
(ze/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed