PWNU Minta Kasus Atribut Muslimat Dalam Kampanye Tak Terulang

PWNU Minta Kasus Atribut Muslimat Dalam Kampanye Tak Terulang

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Rabu, 14 Mar 2018 18:09 WIB
PWNU Minta Kasus Atribut Muslimat Dalam Kampanye Tak Terulang
Pertemuan PWNU Jatim dengan Pengurus Muslimat (Foto: Istimewa)
Surabaya - PWNU Jatim menyayangkan penggunaan lambang Muslimat NU dalam salah satu spanduk kampanye Cagub Jatim. Persoalan ini merupakan pembelajaran dan meminta tidak terulang lagi.

"Saya tidak mau berandai-andai, tapi mudah-mudahan kedepannya tidak terjadi lagi," ujar Ketua PWNU Jatim KH M Hasan Mutawakkil Alallah saat dihubungi detikcom di Surabaya, Rabu (14/3/2018).

Pengurus Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, Probolinggo ini mengatakan bahwa menggunakan lambang NU atau organisasi dibawah naungan NU lainnya sangat bertentangan dengan ideologi NU. Pasalnya, sejak berdirinya NU, para pendiri dan kiai tidak mau melibatkan NU dengan politik praktis.

Hal ini karena, NU diharapkan bisa menjadi organisasi yang netral. Namun, ketika diketahui beberapa kiai mendukung pasangan calon tertentu, lanjut Kiai Mutawakkil, itu berasal dari pribadi seseorang tersebut. Dukungan ini dinilainya, tidak melibatkan NU.

Sebelumnya, Kiai Mutawakkil kemarin telah melakukan rapat untuk klarifikasi disiplin di Kantor PWNU Jatim Jalan Masjid Agung Timur, Surabaya. Selain dihadiri sejumlah kiai di jajaran Syuriah dan Tanfidziyah PWNU Jatim, hadir pula beberapa pengurus PW Muslimat NU Jatim.

Rapat ini digelar karena tindakan Muslimat NU yang menggunakan organisasi untuk mendukung salah satu pasangan pada Pilgub Jatim. Hal ini dilihat dari ditemukannya lambang Muslimat pada beberapa spanduk yang digunakan saat kampanye, juga spanduk salah satu paslon yang terdapat di gedung Muslimat, Jalan Ahmad Yani, Wonokromo, Surabaya.

Sementara itu, Ketua PW Muslimat NU Jatim Hj Masrurah mengaku khilaf. "Kami berjanji akan mematuhi semua arahan dan perintah PWNU Jatim dan siap menerima sanksi organisasi," kata Hj. Masrurah. (iwd/iwd)
Berita Terkait