Di lokasi tampak sejumlah polisi bersama dengan beberapa pengurus Sahabat Gunung serta masyarakat suku Tengger Wilayah Sukapura. Mereka membersihkan rumput-rumput liar, daun kering, sampah plastik. Mereka juga membersihkan tangga pura yang tertutupi pasir Bromo.
Lokasi Pura Poten yang menjadi sasaran dalam kegiatan bersih tempat ibadah ini yakni di area Mandala Madya dan Manda Nista.
"Kami lakukan giat bersih tempat ibadah tidak hanya di masjid saja. Namun gereja dan pura juga dilakukan," ujar Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad di lokasi, Selasa (13/3/2018).
Masyarakat juga turut serta membersihkan Pura Poten (Foto: M Rofiq) |
Baca juga: Nyepi, Jalur Wisata Bromo Ditutup Dua Hari |
Fadly mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk menjaga keharmonisan antar umat beragama dengan menjunjung nilai toleransi. Sebentar lagi umat Hindu akan melaksanakan Nyepi.
"Jadi kami bergotong royong dengan masyarakat untuk membersihkan Pura Poten yang ada di lautan pasir Bromo," ujar Fadly.
Nyepi akan dilaksanakan pada Sabtu-Minggu (17-18/3/2018). Jalur menuju Gunung Bromo akan ditutup untuk Sukapura mulai Desa Ngadas, Jetak Wonotoro, dan Ngadisari .
"Agar lebih khusyuk dalam menjalankan ibadah Nyepi, pengamanakan kami maksimalkan," ungkap Fadly.
Sementara itu, Ketua Paruman Palaka Persatuan Hindu Darma Indonesia (PHDI) Kabupaten Probolinggo Sunomo mengatakan pihaknya berterima kasih atas kerjasama polisi bersama masyarakat dalam membersihkan Pure Poten untuk persiapan Nyepi.
"Sebentar lagi semua umat Hindu yang ada di Suku Tengger akan melakukan ibadah Nyepi. Persiapan ibadah akan dilaksanakan mulai Rabu besok," katanya. (iwd/iwd)












































Masyarakat juga turut serta membersihkan Pura Poten (Foto: M Rofiq)