DetikNews
Senin 12 Maret 2018, 21:25 WIB

Viral Video Siswi SD Di-bully Pelajar SMP di Sidoarjo

Suparno - detikNews
Viral Video Siswi SD Di-bully Pelajar SMP di Sidoarjo Foto: Thinkstock
Sidoarjo - Video perundungan atau bullying antar pelajar kembali beredar dan viral di media sosial. Video yang melibatkan pelajar SD dan SMP ini beredar viral di Sidoarjo.

Peristiwa yang melibatkan pelajar di Sidoarjo itu dibenarkan Kepala Dinas Pendidikan Sidoarjo M. Asrofi. Dinas Pendidikan Sidoarjo mengetahui bahwa pelajar di dalam video itu berasal dari Sidoarjo dari seragam yang dikenakan.

"Kami mendapat informasi adanya video itu. Setelah kami telusuri seragam pelajar yang ada di dalam video, kami pastikan itu adalah pelajar Sidoarjo," ujar Asrofi kepada wartawan, Senin (12/3/2018).

Ada dua video dengan masing-masing durasi 30 detik beserta dua foto. Video tersebut diunggah pertama kali oleh akun Facebook Abu Rafief pada Sabtu (10/3/2018), Pukul 17.45. Caption pada video itu adalah, 'Mohon kepada dinas yang terkait untuk ditelusuri apa benar ini anak pelajar kita yang melakukan? Sepertinya terjadi kekerasan atau pengeroyokan'.

video tersebut memperlihatkan seorang pelajar perempuan berkaos biru dan mengenakan rok warna hijau terlihat menangis. Di depan dia sejumlah pelajar lain sedang mem-bully nya dengan kata-kata ancaman. Ada juga yang mendorongnya hingga terjatuh.

"Koen kandakno ibumu tak titeni lho cangkemmu. Koen ngandakno nang kantor, koen tak kandakno mbak ku. Tak kandakno omku iso dilaporno lho (kami mengadu ke ibumu kutandai mulutmu. Kamu mengadu ke kantor, kamu aku adukan ke kakakku. Kamu kuadukan ke om ku bisa dilaporkan kamu," kata sekelompok pelajar tersebut di dalam video.

"Kejadiannya di luar sekolah dan di luar jam sekolah juga,"kata Asrofi.

Asrofi menyebut bahwa pelajar yang dibully masih duduk di bangku SD, sementara yang mem-bully adalah pelajar SMP. "Untuk korbannya adalah siswi kelas enam SD. Diduga motifnya piutang masalah soft lens. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan di sekolahnya masing-masing," jelas Asrofi.

Viralnya video itu juga sampai ke tangan polisi. Polisi sudah mengetahui kasusnya. Namun polisi tak ada tindakan karena kasus ini belum ada laporan polisinya. "Tidak ada status apapun karena belum ada laporan. Kasus ini juga sudah diselesaikan secara kekeluargaan di sekolah," kata Kanit PPA Polresta Sidoarjo AKP Rohmawati Laila.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed