DetikNews
Jumat 09 Maret 2018, 08:05 WIB

Perajin Gamelan di Ponorogo Masih Diminati

Charolin Pebrianti - detikNews
Perajin Gamelan di Ponorogo Masih Diminati Perajin gamelan/Foto: Charolin Pebrianti
Ponorogo - Usaha pembuatan alat gamelan hingga kini masih berjalan di Ponorogo. Salah satunya Mbah Kusnan (68) warga Kelurahan Paju, ini mengaku pembeli gamelan buatannya masih terus ada hingga kini.

Mbah Kusnan membuka usaha pembuatan gamelan sejak tahun 1963. Bahkan gamelan hasil produksi Mbah Kusnan sering dikirim ke Malaysia. "Satu seperangkat gamelan dari besi harganya Rp 800 ribu. Kalau dari kuningan harganya Rp 200 juta," tutur bapak dua orang anak ini saat ditemui detikcom di kediamannya, Jumat (9/3/2018).

Menurutnya, usaha yang digelutinya sejak kelas 2 SMP hingga kini menjadi langganan berbagai daerah. Sebab, Mbah Kusnan tetap mempertahankan kualitas gamelan yang diproduksinya.

"Saya tidak mau jual lebih murah dengan mengurangi bahan. Lebih baik kalau tidak punya uang ya jangan beli ke saya," ujar dia.

Rumahnya yang berada 1 Km dari arah selatan Alun-Alun Ponorogo atau tepat di sisi Jalan Ponorogo-Pacitan membuat bengkel kerajinan milik Mbah Kusnan mudah ditemukan. Dengan 15 orang karyawan di rumahnya, dalam satu bulan ia mampu menghasilkan seperangkat gamelan kualitas bagus.

"Kalau dulu saya buat semuanya. Sekarang ada pembagian tugas, jadi lebih cepat pengerjaannya," imbuh Kusnan.

Bahan pembuatan gamelan, lanjut Mbah Kusnan, sekarang juga lebih mudah dibandingkan dulu. Kalau dulu menggunakan drum bekas, sekarang bisa langsung menggunakan besi atau kuningan dan bisa dipesan dari penjual.

Satu perangkat gamelan, terdiri dari perangkat gong, kenong, kethuk, bonang, gambang, rebab, barung, slenthem, saron, glenjer, pekeng, gempul, kendang, siter dan demung. Biasanya digunakan saat karawitan maupun acara kebudayaan tradisional lainnya.

"Dulu tiga bulan sekali saja belum tentu laku, sekarang satu bulan sekali minimal, ada yang laku," tutur kakek lima orang cucu ini.

Bahkan Mbah Kusnan dikenal warga sekitar sebagai pencetus Kelurahan Paju menjadi sentra pembuatan gamelan di Ponorogo. "Dulu awalnya saya memperkerjakan karyawan ya tetangga sini, kemudian mereka membuat usaha sendiri. Akhirnya di sini jadi sentra pembuatan gamelan," pungkas dia.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed