Parkir Sembarang, Roda 8 Mobil di Surabaya Digembok Petugas Dishub

Zaenal Effendi - detikNews
Selasa, 06 Mar 2018 16:16 WIB
Foto: Zaenal Effendi
Surabaya - Tindakan tegas dilakukan Dinas Perhubungan Kota Surabaya terhadap kendaraan yang parkir sembarangan. 8 Mobil terpaksa digembok rodanya karena pemilik kendaraan tidak ada di tempat.

Selain menggembok 8 mobil, petugas Dishub juga menilang 44 kendaraan roda dua.

Puluhan kendaraan yang kena tilang dan penggembokan dilakukan di tiga lokasi berbeda yakni Jalan Dharmawangsa tepatnya depan IRD RSU dr Soetomo, Jalan Kertajaya dan Jalan Airlangga, Selasa (6/3/2018).

Selain petugas Dishub, penertiban parkir sembarangan ini dibantu Satlantas Polrestabes Surabaya serta Gartap 3 Surabaya.


Sebelum dilakukan penertiban, petugas Dishub melakukan sosialisasi. Petugas mengumumkan agar kendaraan yang diparkir di badan jalan serta melanggar rambu larangan parkir segera dipindahkan.

Petugas juga sempat mencari pemilik mobil sebelum melakukan penggembokan ban sepeda motor maupun mobil.

Usai dilakukan pencarian, namun pemilik kendaraan tidak ditemukan, petugas langsung memasang gembok pada salah satu ban mobil serta mengambil pentil pada salah satu ban sepeda motor.

"Setelah kami gembok, kami tempeli stiker yang menunjukkan jika kendaraan melakukan pelanggaran yang kami sertai nomor telepon. Setelah telepon, maka akan kami hampiri untuk membuka dan memberikan surat tilang," kata Kasi Pengawasan dan Penertiban Dishub Kota Surabaya Trio Wahyu Bowo.

Parkir Sembarang, Roda 8 Mobil di Surabaya Digembok Petugas DishubFoto: Zaenal Effendi
Salah satu pemilik mobil yang diparkir sembarangan di Jalan Dharmawangsa sempat protes agar ban mobilnya tidak digembok dan ditilang.

"Saya bayar lewat bank saja jadi tidak perlu tilang dan gembok bisa dibuka," minta pemilik mobil pada petugas Satlantas yang hendak memberikan surat tilang.

Petugas tetap memberikan surat tilang, meski pemilik mobil hendak membayar uang tilang melalui transfer ke bank. "Saya acungi jempol kalau sampean langsung bayar. Tetapi tetap ikut sidang untuk mengambil SIM," kata petugas.

[Gambas:Video 20detik]


Selain melakukan penggembokan dan pencabutan pentil, petugas juga melakukan tilang terhadap pengendara sepeda motor yang sedang melintas karena melanggar seperti tidak memakai helm.

"Berhenti berhenti, mbaknya mau kemana kok yang belakang tidak bawa helm. Tolong surat suratnya," kata petugas Satlantas.

Pemilik kendaraan pun meminta agar tidak ditilang. Dia beralasan rumahnya dekat sehingga menumpang dan tidak mengenakam helm.

"Maaf pak, ini baru pulang kuliah, mau pulang ke kos. Kan dekat pak, tolong pak jangan ditilang," ujar perempuan berkerudung pada petugas. (bdh/bdh)