DetikNews
Jumat 02 Maret 2018, 17:09 WIB

Ke Banyuwangi, Luhut-Sri Mulyani Blusukan di Mal Pelayanan Publik

Ardian Fanani - detikNews
Ke Banyuwangi, Luhut-Sri Mulyani Blusukan di Mal Pelayanan Publik Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi - Di sela meninjau kesiapan Banyuwangi menjelang pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sempat blusukan ke Mal Pelayanan Publik Banyuwangi.

Didampingi oleh Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Luhut dan jajaran langsung melihat sejumlah daftar layanan yang ada di sana.

Tak hanya itu, mereka tampak berkeliling dan mewawancarai sejumlah warga yang sedang mengurus dokumen di tempat yang mengintegrasikan layanan 150 surat/izin tersebut.

Luhut juga menyempatkan diri menyerahkan izin praktik bidan dan pengurusan KTP yang sudah tuntas ke warga yang mengurus.
Ke Banyuwangi, Luhut-Sri Mulyani Blusukan di Mal Pelayanan PublikFoto: Ardian Fanani

"Ini bagus ya. Saya harap Banyuwangi jangan berhenti berinovasi, terus berprestasi, benahi yang kurang, tingkatkan yang sudah baik," ujar Luhut kepada wartawan, Jumat (2/3/2018).

Sri Mulyani pun tampak antusias. Dia bertanya ke sejumlah warga. "Lagi ngurus apa, Bu? Lama apa tidak ngurusnya, terus berapa biayanya," tanyanya.

"Alhamdulillah tidak lama Bu, pokoknya syarat kita lengkap. Bayarnya ya sesuai aturan Bu, ada yang memang gratis, ada yang pakai retribusi. Itu kan dipasang aturannya," jawab warga tersebut sambil menunjuk pengumuman detil tentang berbagai layanan yang ada di tempat itu.

Sri Mulyani tersenyum, lalu menyemangati para petugas pelayanan yang tampak sibuk di depan komputer masing-masing.

"Mal Pelayanan Publik ini sangat bagus. Ini adalah upaya yang sangat baik dari Banyuwangi untuk bisa memberikan pelayanan kepada warga," ujar wanita yang baru saja dinobatkan sebagai Menteri Terbaik di Dunia ini.
Ke Banyuwangi, Luhut-Sri Mulyani Blusukan di Mal Pelayanan PublikFoto: Ardian Fanani

Dalam kesempatan itu, Sri Mulyani meminta Banyuwangi agar terus mempertahankan kinerjanya seperti ini. Berbagai program yang dijalankan Pemkab pun mendapat apresiasi dari Menkeu, semisal penurunan angka kemiskinan, program e-village budgeting & e-monitoring, hingga pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.

"Atas kinerjanya selama ini, Banyuwangi sudah dapat Dana Insentif Daerah (DID) Rp 75 miliar. Jangan berhenti berprestasi, nanti akan ada reward lagi dari pusat," tambahnya.

Luhut dan rombongan berada di Banyuwangi untuk meninjau kesiapan kabupaten tersebut dalam menyambut Annual Meeting IMF-Bank Dunia pada Oktober mendatang di Bali. Banyuwangi telah ditetapkan sebagai daerah penyangga ajang yang diikuti 18.000 delegasi dari seluruh dunia itu. Sebagian delegasi penting dari sejumlah negara bakal mendarat di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi.
(lll/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed