DetikNews
Senin 26 Februari 2018, 20:05 WIB

Polda Jatim Turun Back Up Kasus Kematian Mantan Wakapolda Sumut

Muhammad Aminudin - detikNews
Polda Jatim Turun Back Up Kasus Kematian Mantan Wakapolda Sumut Polda Jatim melakukan Olah TKP di lokasi (Foto: Muhammad Aminudin)
Malang - Polda Jawa Timur menggelar olah tempat kejadian perkara di kediaman purnawirawan Kombes Agus Samad (75). Ada beberapa tempat yang menjadi perhatian serius. Yakni pintu utama dan halaman belakang rumah, tempat korban ditemukan tewas.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Kombes Agung Yudha datang bersama Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri ke rumah alumni Akpol 1970 itu di Perum Bukit Dieng Blok MB9, Pisangcandi, Sukun, Kota Malang, Senin (26/2/2018), sore.

Ada juga Kasatreskrim Polres Malang Kota AKP Ambuka Yudha, serta anggota datang menyertai Kombes Agung Yudha ke TKP. Asfuri bersama Agung terlihat serius memeriksa pintu utama rumah berlantai tiga itu. Sesekali, mereka mempraktikkan bagaimana membuka pintu kayu bercat putih tersebut.

"Hanya lakukan analisa tambahan saja, kami (Polda Jatim) hanya memback up penyelidikan," ujar Agung kepada wartawan di sela akan meninggalkan TKP.

Dari informasi yang dihimpun detikcom, ada kejanggalan jika Kombes Agus Samad, tewas dibunuh. Karena polisi tak menemukan adanya kerusakan pintu rumah ataupun barang hilang.

Begitu ketika korban disangka bunuh diri, hasil autopsi sementara mengungkap jika ditemukan luka sayatan di kedua pergelangan tangan korban, luka gores di bagian paha, serta dua cairan di ruang makan. Cairan itu adalah obat pembasmi serangga dan cairan anti rayap.

"Mudah-mudahan satu dua hari ini, ada titik terang," ungkap Agung. "Ada memang, dari hasil autopsi sementara, patah tulang pada rusuk, karena apa, seperti terjatuh," bebernya.

Bagian kedua kaki yang terikat tali rafia dengan ujung tali mengikat di pagar balkon lantai tiga, cukup membingungkan polisi. Korban saat ditemukan tergeletak di halaman belakang berjarak sekitar 10 meter dari ruang makan, di situlah bagian kedua kakinya terikat tali rafia.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed