Dalam kunjungannya di pasar Rogojampi, Senin (26/2/2018), Gus Ipul mendapat kejutan dari pengamen. Tiga pengamen itu tiba-tiba mendekat ke Gus Ipul dan menyanyikan lagu 'Kabeh Sedulur'. Uniknya, lagu itu dibawakan dengan bahasa Using, bahasa khas masyarakat Banyuwangi.
Dengan antusias Gus Ipul juga diajak bernyanyi bersama. Dan berikut lirik "Kabeh Sedulur" versi Osing yang dinyanyikan pengamen Rogojampi:
Ojo Riko Kepincut, Ambi Arumi Gondo Hangbiso Gawe Gelo, Akhire Riko ngersulo
Yo Ayo Dulur, Kabeh Podo Dukung
Wong Hang Paling Jujur
Hang Bisa Gawe Makmur
Ojo Podo Mumet, Ojo Podo Ruwet
Anggawe Ati Mantep, Ono Siji Yang Isun Arep
Kabeh Sedulur, Sak Jawa Timur
Kabeh Sedulur, Kabeh Makmur
Gus Ipul kemudian mengajak para pengamen ikut masuk pasar sambil memberi hiburan bagi pedagang dan pengunjung pasar. Itu pun, Gus Ipul tak leluasa masuk pasar, karena pedagang dan pembeli berebut foto dan bersamaan. Gus Ipul menyalami dan berdialog satu per satu dengan warga dan pedagang. Gus Ipul juga sempat membantu pengemudi becak mendorong becaknya dari dalam pasar.
Menurut Gus Ipul, Pasar Rogojampi salah satu pusat perekonomian di Banyuwangi. "Saya tadi melihat peresmian bangunan pasar ini di era Pak Basofi Soedirman, bangunan di pasar ini diperbarui pada tahun 1996," ungkap mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal ini.
Kondisi Pasar Rogojampi sebenarnya cukup layak, namun revitalisasi tetap harus dilakukan untuk menambah kenyamanan baik bagi pembeli maupun pedagang. Dengan adanya revitalisasi, tingkat penjualan pedagang diyakini dapat lebih baik. Selain itu juga menimbulkan suasana yang kondusif untuk melakukan kegiatan transaksi jual-beli.
Tantangannya, sejauh mana dialog dapat dibangun menjelang revitalisasi dilakukan. Banyak pedagang yang merasa khawatir, revitalisasi membuat pendapat mereka menurun. Padahal, justru perbaikan pasar ini berdampak positif bagi penjualan.
"Revitalisasi pasti akan didahului dengan dialog. Pemerintah tidak mungkin mengambil kebijakan tanpa mengajak pedagang dialog. Tujuan utama revitalisasi untuk kesejahteraan pedagang juga," ujarnya.
Selain itu, komitmen revitalisasi pasar tradisional ini sejalan dengan arah pembangunan ekonomi kerakyatan yang ditawarkan Gus Ipul-Puti untuk Jawa Timur. (fat/fat)











































