DetikNews
Jumat 23 Februari 2018, 21:45 WIB

PN Banyuwangi akan Eksekusi Rumah yang Masih Dihuni Anggota Dewan

Ardian Fanani - detikNews
PN Banyuwangi akan Eksekusi Rumah yang Masih Dihuni Anggota Dewan Massa yang dibawa oleh Ali Mustofa, menentang eksekusi rumah oleh PN Banyuwangi. (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi - Dalam waktu dekat, Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi akan melakukan eksekusi terhadap rumah di Griya Dadapan Regency, yang masih dihuni oknum anggota DPRD Banyuwangi, Ali Mustofa.

Hal ini akan dilakukan dilakukan dalam waktu dekat mengingat rumah ini juga sudah dilelang oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jember atas pengajuan Bank Tabungan Negara (BTN) cabang Jember.

"Kami tidak melakukan pembatalan tapi kita tunda. Karena kita menunggu kesiapan dari pihak kepolisian," ujar Heru Setiadi, humas PN Banyuwangi, kepada detikcom, Jumat (23/2/2018).

Menurut Heru, PN Banyuwangi menerima permintaan permohonan eksekusi dari pemenang lelang rumah milik Hikmah, nasabah BTN yang tak mampu lagi membayar angsuran kredit.

Selanjutnya, PN Banyuwangi melayangkan surat teguran sebanyak dua kali kepada Ali Mustofa yang masih menempati rumah tersebut.

"Setelah kita mendapatkan permintaan eksekusi, kita mengirimkan surat teguran dan sidang teguran. Surat teguran pertama 20 Desember dan kedua itu 17 Januari. Yang bersangkutan (Ali Mustofa, red) tidak hadir. Hanya kuasa hukumnya yang hadir," jelas Heru.

Begitu pun saat sidang teguran berlangsung, kedua belah pihak diharapkan hadir dan dapat dicapai kesepakatan agar bisa segera dilakukan eksekusi secara sukarela.

"Namun pihak termohon eksekusi tetap kukuh pendiriannya bahwa termohon eksekusi mempunyai hak atas objek eksekusi tersebut," lanjutnya.

Penetapan eksekusi pun dilakukan oleh PN Banyuwangi pada tanggal 12 Februari lalu. Setelah itu, PN Banyuwangi dijadwalkan akan melakukan eksekusi pada Kamis (22/2) kemarin. Namun eksekusi tersebut mendapatkan perlawanan dari Ali Mustofa yang membawa massa di lokasi eksekusi.

"Pengadilan Negeri Nanyuwangi dalam fungsi untuk melaksanakan ketentuan hukum untuk melaksanakan eksekusi. Bagi pihak-pihak yang berusaha untuk menghalangi pelaksanaan eksekusi tentu ada konsekuensi hukum yang harus dihadapi sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku," pungkasnya.
(lll/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed