Yang pertama adalah MSH (29). Pelaku merupakan wali kelas di salah satu SD swasta di Surabaya diduga melecehkan 65 siswa laki-laki, dan yang kedua adalah kakek berinisial A (65) yang mengaku telah melakukan perbuatan tidak senonoh pada lima anak perempuan tetangganya yang berusia 6 hingga 9 tahun.
Menanggapi hal ini, bagaimana saran polisi? "Komunikasi orang tua dengan anak, ini yang paling penting," ujar Kabid Humas Polda Jatim, Frans Barung Mangera kepada detikcom, Jumat (23/2/2018).
Hal ini karena menurut Barung, orang tua adalah sosok nomor satu atau berperan penting dalam mengawasi tumbuh kembang anak.
Untuk itu, selain komunikasi, orang tua juga harus lebih peduli dengan apa yang dialami anak-anaknya. "Karena predator anak sekarang tidak hanya orang-orang asing, namun seseorang yang dekat di lingkungan seperti tetangga, bahkan guru di sekolah," tegasnya.
Untuk itu, lanjut Barung, jika melihat sikap anak yang mulai berbeda dan terkesan menutup-nutupi sesuatu, tanyakan apa yang terjadi dan jangan sampai anak menyembunyikan apapun dari orang tuanya.
"Jangan percayakan anak 100% pada orang lain. Selalu luangkan waktu untuk mengawasi anak dimanapun," imbuh Barung. (lll/fat)











































