DetikNews
Jumat 23 Februari 2018, 11:55 WIB

Pamit Beli Rujak, Pulang-pulang Bawa Burung

Eko Sudjarwo - detikNews
Pamit Beli Rujak, Pulang-pulang Bawa Burung Foto: Eko Sudjarwo
Lamongan - Niat awal pemuda asal Lamongan ini memang hanya membeli rujak untuk mengganjal rasa lapar. Tak disangka niat itu berubah menjadi aksi pencurian.

Informasi yang dihimpun detikcom menyebutkan, pemuda yang diketahui bernama Deni (21) awalnya berniat membeli rujak di rumah nenek Umiyati (65), warga Desa Sukolilo, Kecamatan Sukodadi, Lamongan.

Saat si nenek sedang mengulek bumbu rujak, Deni pun duduk di ruang tamu Umiyati. Siapa sangka dari situ muncul ide buruk di pikirannya. Deni malah menggondol dua ekor burung Lovebird milik cucu Umiyati yang kebetulan juga berada di ruang tamu.

Kapolsek Sukodadi, AKP Slamet mengungkapkan, warga Desa Geger, Kecamatan Turi, Lamongan itu mengambil dua ekor burung Lovebird jenis violet milik cucu Umiyati yang bernama Sandy (24). Padahal Sandy ini juga merupakan teman baik Deni.

"Kebetulan saat itu di rumah hanya ada Nenek Umiyati sedangkan Sandy sedang tidak ada di rumah, sehingga pelaku dengan mudah membawa pergi burung Lovebird itu," terang Slamet kepada wartawan di Mapolsek Sukodadi, Jumat (23/2/2018).
Deni dan burung Lovebird curiannya. (Foto: Eko Sudjarwo)Deni dan burung Lovebird curiannya. (Foto: Eko Sudjarwo) Foto: Eko Sudjarwo

Slamet menambahkan, burung-burung Lovebird itu baru diketahui hilang ketika Sandy pulang kerja. Yang menyadarinya juga Sandy sendiri.

Berbekal keterangan neneknya, Sandy kemudian melaporkan ciri-ciri orang yang telah mengambil burungnya tersebut ke petugas kepolisian.

"Dari nenek korban diketahui ada seorang laki-laki muda dengan rambut disemir kuning emas agak gondrong dan memakai celana jins biru dan jaket sweater panjang warna biru yang sudah langganan membeli rujak dan menunggu di ruang tamu tempat kandang Lovebird berada," ungkap Slamet.

Menurut Slamet, Umiyati juga mengaku mendengar suara gaduh burung saat pelaku berada di ruang tamu.

Petugas kepolisian yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Sukodadi, Aiptu Sokhip pun langsung memburu pelaku.

Begitu petugas sampai di rumahnya, Slamet mengatakan pelaku tidak langsung mengakui perbuatannya. "Tapi akhirnya pelaku mengakui perbuatannya dan menunjukkan dimana burung Lovebird tersebut disimpan," tuturnya.

Dari pengakuan tersangka, pelaku telah melancarkan aksinya sebanyak 2 kali di rumah Sandy, bahkan dengan modus yang sama. Burung-burung tersebut kemudian ia jual dengan harga Rp 2 juta perekor. "Kami masih mengembangkan kasus ini dan menahan tersangka untuk kami mintai keterangan," pungkas Slamet.
(lll/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed