DetikNews
Jumat 23 Februari 2018, 09:27 WIB

Bojonegoro 'Siaga Kuning', Air Bengawan Solo Meluber ke Pemukiman

Ainur Rofiq - detikNews
Bojonegoro Siaga Kuning, Air Bengawan Solo Meluber ke Pemukiman Foto: Ainur Rofiq
Bojonegoro - Pagi ini Bengawan Solo di wilayah Kabupaten Bojonegoro memasuki 'Siaga Kuning' atau Siaga 2. Akibatnya ratusan rumah warga di sekitar Kota Bojonegoro mulai tergenang banjir setinggi 50 - 70 cm.

Dari pantauan detikcom, pada pukul 08.00 wib, papan ukur di TBS Banjarsari memperlihatkan tinggi debet air Bengawan Solo mencapai 14.63 pilschal sedangkan papan ukur di Karangnongko Ngraho Bojonegoro mencapai 28.76 pilschal.

Penyebabnya adalah hujan deras yang terjadi di wilayah hulu Bengawan Solo, di antaranya Madiun, Pacitan, Ngawi, Dungus serta seluruh wilayah di Kabupaten Bojonegoro sejak Kamis malam (22/2/2018). Bengawan Solo pun mengalami kenaikan debet air yang cukup signifikan dan sangat cepat.
Bengawan Solo 'Siaga Kuning', Air Meluber ke Pemukiman dan SawahFoto: Ainur Rofiq

Sungai terpanjang di Pulau Jawa ini pun mulai meluber ke pemukiman warga dan persawahan, dengan tinggi genangan bervariasi antara 20 - 70 cm.

Pemukiman warga yang sudah mulai tergenang di antaranya di Kecamatan Bojonegoro Kota, terutama di Desa Ledok Wetan, Ledok Kulon, Jetak, Banjarjo, dan Mulyoagung; Kecamatan Trucuk di antaranya Desa Banjarsari, Sranak, dan Tulung; Kecamatan Balen yang meliputi Desa Pilangede dan Sarirejo, sedangkan di daerah timur Bojonegoro yang terendam meliputi Kecamatan Kanor dan Boureno.

Warga hingga saat ini terus melakukan evakuasi barang harta benda namun belum ada yang mengungsi.

"Air mulai naik tadi dini hari, kayaknya ini masih terus naik kalau lihat cepatnya air," tutur Darji, warga Ledok Wetan kepada detikcom di lokasi banjir, Jumat (23/2/2018).
Bengawan Solo 'Siaga Kuning', Air Meluber ke Pemukiman dan SawahFoto: Ainur Rofiq

Sementara itu, Kepala BPBD Bojonegoro, Andik Sudjarwo membenarkan kondisi debet air di Bengawan Solo sudah 'siaga kuning' atau menunjukkan tren naik.

"Sudah masuk siaga Kuning, warga diharap waspada terus karena banjir luapan sungai Bengawan Solo sudah mulai terjadi," terang Andik di lokasi papan ukur TBS Banjarsari.

Di samping pemukiman warga, masjid dan sekolah juga sudah banyak yang terendam banjir. Listrik juga mulai padam. Hingga saat ini BPBD Bojonegoro terus melakukan pendataan dan pendistribusian bantuan pangan.
(lll/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed