DetikNews
Kamis 22 Februari 2018, 23:15 WIB

Pungli PKL Saat Jabat Lurah, Mantan PNS Ini Diamankan

Deni Prastyo Utomo - detikNews
Pungli PKL Saat Jabat Lurah, Mantan PNS Ini Diamankan Saat Hanafi dibawa ke ruang penyidikan (Foto: istimewa)
Surabaya - Seorang pria berjaket biru masuk ke ruang pemeriksaan Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Didampingi polisi berpakaian preman, ia tergesa-gesa masuk ke ruangan.

Dari informassi yang dihimpun detikcom, pria berjaket biru tersebut bernama Hanafi (54). Hanafi merupakan seorang mantan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang pernah menjabat sebagai Lurah Bubutan.

Sebelum menjabat Lurah Bubutan, Hanafi pernah menjabat sebagai Kasie Trantib Satpol PP Kecamatan Krembangan. Pria tersebut diamankan karena diduga kuat pernah melakukan pungli (pungutan liar) terhadap sejumlah PKL di kawasan Perak Barat Surabaya.

"Benar, yang bersangkutan melakukan pungli terhadap para PKL di Jalan Perak Barat. Nilai punglinya beragam, antara Rp 75 ribu hingga Rp 100 ribu," ujar Kanit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Ipda Tio kepada wartawan, Kamis (22/2/2018).

Tio mengatakan bahwa Hanafi saat ini sedang menjalani pemriksaan intensif oleh penyidik. "Jadi, saat ini yang bersangkutan statusnya terperiksa. Besok kami update lagi perkembangannya," imbuh Tio.

Sementara itu, Kabag Humas Pemkot Surabaya M Fikser mengatakan bahwa Pemkot Surabaya telah memecat Hanafi sebagai PNS.

"Dia sudah dipecat di bulan Desember 2017 dia terbukti pungli. Saat mendapat laporan pungli, dia kami proses secara administrasi kepegawaiannya, lalu ada pelepasan haknya sebagai PNS. Karena setelah itu kan diperiksa intensif di inspektorat," kata Fikser.

Di inspektorat, kata Fikser, Hanafi diperiksa langsung oleh atasannya yakni Camat Bubutan, inspektorat dan Kepegawaian. Dalam pemeriksaan itu, Hanafi terbukti melakukan pungli. Hanafi kemudian diajukan proses pemecatan.

"Dia ditangkap bukan sebagai seorang PNS atau seorang lurah. Namun saat melakukan pungli, dia masih menjabat sebagai Lurah Bubutan," tandas Fikser.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed