DetikNews
Kamis 22 Februari 2018, 17:34 WIB

Berapa Uang Lelah Tangkap Sanca yang Diminta Warga ke BKSDA?

M Rofiq - detikNews
Berapa Uang Lelah Tangkap Sanca yang Diminta Warga ke BKSDA? Foto: M Rofiq/detikcom
Probolinggo - Pengambilalihan ular sanca 'jumbo' dari warga ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah 6 Probolinggo terganjal. Warga minta uang lelah. Berapa?

Dalam negosiasi yang digelar di salah satu rumah warga Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Kamis (22/2/2018), tak ada pembicaraan soal nominal. 3 Warga yang menangkap ular, hanya mengatakan ular tak bisa diambil BKSDA jika tak ada uang lelah.

"Kami belum bisa menyerahkan ular kalau belum ada ganti rugi," kata salah satu warga yang ikut menangkap ular, Kuspriyono.

Kepala BKSDA Wilayah 6 Probolinggo Sudartono yang didampingi stafnya menjelaskan ular sanca termasuk hewan dilindungi. Jadi, tidak ada istilah diperjualbelikan atau uang pengganti penangkapan.

Negosiasi yang berlangsung selama hampir 3 jam dan diikuti perwakilan RT, perangkat desa, dan Babinsa Koramil itu buntu. Warga minta waktu untuk berembuk dengan warga lain yang ikut menangkap ular malam ini. Setelah petugas BKSDA meninggalkan lokasi, salah satu warga menyebut paling tidak uang lelahnya antara Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta.

"Kan nanti dibagi sama yang lain," katanya.

Suasana negosiasi Suasana negosiasi (Foto: M Rofiq/detikcom)

Penangkapan ular sanca berukuran 5 meter dan berbobot 20 kilogram dilakukan warga di sungai Banger dekat permukiman pada Senin (19/2) malam. Banyak warga yang terlibat, namun hanya 6-7 orang yang benar-benar memegangi ular. Hingga saat ini, ular yang diduga kerap memangsa ternak itu ditempatkan di kerangkeng.
(trw/trw)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed