DetikNews
Rabu 21 Februari 2018, 20:32 WIB

Hearing Diwarnai Adu Mulut dengan Ketua DPRD, Kasatpol PP Minta Maaf

Zaenal Effendi - detikNews
Hearing Diwarnai Adu Mulut dengan Ketua DPRD, Kasatpol PP Minta Maaf Foto: Zaenal Effendi
Surabaya - Kepala Satpol PP Kota Surabaya Irvan Widyanto menyesal dan meminta maaf atas insiden adu mulut dan saling tunjuk dengan Ketua DPRD Surabaya Armuji saat dengar pendapat terkait penertiban lahan di Medokan Semampir.

Irvan mengaku jika kejadian tersebut murni muncul karena emosi secara pribadi tanpa bermaksud melibatkan institusi maupun melecehkan lembaga.

"Apa yang terjadi kemarin, saya mohon maaf dengan setulus-tulusnya kepada warga masyarakat dan bu wali. Murni dari pribadi saya, tidak terkait kelembagaan dan institusi apalagi melecehkan institusi," sesal Irvan saat jumpa pers di Kantor Bagian Humas Pemkot Surabaya, Rabu (21/2/2018).

Irvan mengungkapkan reaksinya terhadap Ketua DPRD Armuji saat hearing bersama warga terkait lahan di Medokan Semampir adalah reaksi yang berlebihan dan tidak terkontrol. "Kemarin adalah reaksi saya secara pribadi. Sekali lagi reaksi pribadi saya dan saya mohon maaf," lanjut Irvan.

Pernyataan Irvan diamini Asisten 3 Hidayat Syah yang menilai luapan emosi berlebihan seperti itu tidak seharusnya dilakukan.

"Sebetulnya tidak perlu terjadi. Tetapi mungkin akibat adanya miss atau salah persepsi jika kami hendak melakukan penertiban tetapi kami hanya meminta izin ke warga untuk melakukan penetapan batas dan memasang tugu batas," jelas Hidayat.

Sementara itu, Ketua Fraksi PDIP Sukadar menilai sikap Kasatpol PP Kota Surabaya Irvan Widyanto berlebihan dan dianggap melecehkan sebuah lembaga terhormat yakni DPRD.

"Ketua DPRD itu adalah simbol lembaga ini. Kalau diperlakukan seperti itu oleh Kasatpol PP, ini sudah masuk kategori melecehkan. Insiden ini akan kami bawa ke rapat fraksi, karena kebetulan Pak Armuji itu anggota fraksi PDIP," kata Sukadar saat dihubungi detikcom secara terpisah.

Sukadar juga mengaku akan berkonsultasi dengan pakar hukum atas insiden yang terjadi di ruang Komisi A pada Selasa (20/2) kemarin.


(ze/lll)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed