DetikNews
Rabu 21 Februari 2018, 17:48 WIB

Menteri Susi Resmikan Bektram untuk Sokong Ketahanan Pangan Nasional

Muhajir Arifin - detikNews
Menteri Susi Resmikan Bektram untuk Sokong Ketahanan Pangan Nasional Foto: Muhajir Arifin
Pasuruan - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan KSAL Laksamana Ade Supandi meresmikan Pusat Pembekalan Ketrampilan (Bektram) TNI AL di Grati, Pasuruan. Bektram didirikan sebagai tempat pelatihan pertanian, perikanan dan perindustrian bagi prajurit dan purnawirawan dalam rangka mendukung swasembada pangan nasional.

Pusat Bektram TNI AL dibangun di atas lahan seluas 100 hektare di lahan Puslatpur TNI AL Grati. Untuk pelaksanaan pelatihannya sendiri, TNI AL bekerjasama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Kementerian Pertanian (Kementan), dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

"Bektram ini untuk memberikan pelatihan pada purnawirawan TNI AL untuk bisa menjadi enterpreuner, atau pengusaha rumahan, ya paling tidak untuk mencukupi kebutuhan masa pensiun. Untuk prajurit aktif tentunya untuk mempersiapkan mereka pada saat membuka wilayah wilayah-wilayah baru karena pulau kita banyak," kata Menteri Susi di lokasi, Rabu (21/2/2018).

Susi juga mengusulkan agar Bektram dibangun di berbagai wilayah di Indonesia, terutama di wilayah terluar dan perbatasan. Dengan begitu, logistik TNI AL akan semakin kuat.

"Ini juga untuk menunjang program pemerintah menuju ke ketahanan pangan, swasembada pangan, baik di perikanan maupun pertaniannya," lanjutnya.
Menteri Susi Resmikan Bektram untuk Sokong Ketahanan Pangan NasionalFoto: Muhajir Arifin

Dalam kesempatan yang sama, KSAL Ade Supandi mengungkapkan, Bektram merupakan bagian dari unit Diswatpersal Program Kerja Balurjaltim. Bektram Grati merupakan pilot project yang nantinya bisa dikembangkan di wilayah lain.

"Badan seperti ini kita pusatkan di Grati karena lahannya ada, Prokimal di sini ada sehingga kita konsentrasikan di sini. Ini selain mendukung masyarakat dan purnawirawan yang ada di sini, juga untuk prajurit aktif sebelum pensiun," jelasnya.

Menurut dia, sasaran utama program kerja Bektram sementara difokuskan di Pulau Jawa, mengingat sebagian besar prajurit TNI AL berada di Jawa.

"Kita punya 54 Lanal tipe A B C. Nantinya hasil didikan dari sini akan kita sebar ke berbagai wilayah di Indonesia. Nanti akan kerjasama dengan kementerian dan pemerintah daerah," pungkasnya.

Program Bektram sudah diinisiasi sejak 2015. Selama 3 tahun ini sudah 4.800 perserta yang mengikuti pelatihan di Bektram, di mana sebagian besar pesertanya adalah purnawirawan TNI AL. Jenis Bektram yang diberikan antara lain pertanian dan perkebunan, tata boga dan desain, perikanan, otomotif, peternakan, teknik komputer, teknik mesin pendingin, handycraft hingga teknik pabrikasi.

Di Bektram Grati, saat ini juga sudah ditanami berbagai komoditas unggulan antara lain kluwek, mangga okyong, nanas Blitar, nanas Batu, nanas Kediri, nanas madu, nanas Lampung, nanas merah, pisang lokal, pisang cavendis, pepaya California dan duku. Ada juga blimbing, klengkeng, manggis, durian, buah naga, mangga, matoa hingga kemiri.

Dalam peresmian tersebut juga dilakukan penandatangan Perjanjian Kerjasama antara TNI AL, KKP dan Kementan dalam rangka Bimtek terpadu Bektram TNI AL. Selain peresmian, Ade Supandi juga mengajak Susi berkeliling ke pameran hasil produk dan tehnologi Bektram dan menanam pohon.
Menteri Susi Resmikan Bektram untuk Sokong Ketahanan Pangan NasionalFoto: Muhajir Arifin

(lll/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed