DetikNews
Selasa 20 Februari 2018, 22:57 WIB

Fenomena Orang Gila, Kapolda Jatim: Masyarakat Jangan Paranoid

Rois Jajeli - detikNews
Fenomena Orang Gila, Kapolda Jatim: Masyarakat Jangan Paranoid Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin (Foto: Dok Humas Polda Jatim)
Surabaya - Fenomena orang gila yang diduga melakukan penyerangan terhadap tokoh agama dan tempat ibadah di beberapa daerah di Jawa Timur terjadi akhir-akhir ini. Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin meminta masyarakat untuk tidak paranoid.

"Masyarakat jangan paranoid lah. Tapi tetap harus mengantisipasi, tetap waspada, tetapi jangan terlalu berlebihan," kata Machfud kepada wartawan usai menghadiri pertemuan pembahasan APBD Tahun 2018 Pemkab Jember di gedung negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Selasa (20/2/2018).

Machfud mengatakan jika orang menjadi paranoid, nantinya bisa memberikan komentar yang tidak tahu faktanya.

"Orang yang tidak tahu faktanya, tapi sudah berkomentar di medsos," tuturnya.

Ia mengatakan, Komisi III DPR RI juga sudah melakukan kunjungan ke polda, serta melihat langsung kondisi pelaku penyerangan terhadap KH Hakam Mubarok, pengasuh Pondok Pesantren Muhammadiyah Karangasem, Paciran, Kabupaten Lamongan.

"Komisi III DPR RI dari Jakarta sudah ngecek langsung ke lapangan, dan langsung tanya-tanya, nggak bisa berkomunikasi (dengan pelaku)," tuturnya.

Kapolda asli arek Suroboyo ini juga meminta tiga pilar plus (Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kepala Desa) plus tokoh agama, tokoh masyarakat, untuk meningkatkan perannya lagi.

"Meningkatkan peran tiga pilar plus. Ya di Jawa Timur ini sudah sangat bagus, sudah berjalan. Kira-kira ini harus ditingkatkan lagi, sering turun ke lapangan, dekat ke masyarakat. Kalau ada apa-apa segera menginformasikan dengan cepat," jelasnya.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed