DetikNews
Selasa 20 Februari 2018, 14:04 WIB

MUI Jatim Minta Pimpinan Daerah Redam Fenomena 'Orang Gila'

Rois Jajeli - detikNews
MUI Jatim Minta Pimpinan Daerah Redam Fenomena Orang Gila Penyerang kiai di Lamongan diamankan di Polda Jatim/Foto: Hilda Meilisa Rinanda
Surabaya - Fenomena orang gila merusak tempat ibadah dan menyerang tokoh agama terjadi di Jawa Timur. Majeli Ulama Indonesia (MUI) Jatim minta agar forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompimda) meredam fenomena tersebut.

"Ini perlu segera ditangani. Ulama, umaro, tokoh masyarakat, harus mengadakan pertemuan dan menyampaikan hasilnya ke masyarakat," kata Ketua MUI Jawa Timur KH Abdussomad Buchori, Selasa (20/2/2018).

Ia mengatakan, tidak ada agama yang mengajarkan kekerasan terhadap agama lain. KH Abdussomad berharap, forum komunikasi pimpinan daerah (forkompimda) bersama tokoh agama, tokoh masyarakat duduk bareng untuk meredam fenomena 'orang gila'.

"Apalagi sekarang ini tahun politik, tahun pemilihan kepala daerah," tuturnya.

Abdussomad Buchori juga berpesan kepada tokoh agama, tokoh masyarakat, maupun pejabat untuk dapat menjaga dirinya masing-masing. Misalnya, ada pengawal atau orang yang membantu mengawasinya, untuk menghindari 'serangan' orang yang tak dikenal.

"Kami mengimbau kepada masyarakat, agar tidak resah. Juga tidak melakukan tindakan-tindakan anarkis. Jika di lapangan ada kejadian, segera melaporkan ke aparat keamanan," jelasnya.
(bdh/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed