DetikNews
Selasa 20 Februari 2018, 12:15 WIB

Ini Cara Pelajar di Surabaya Mengkampayekan Jaga Lingkungan

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Ini Cara Pelajar di Surabaya Mengkampayekan Jaga Lingkungan Para pelajar ini mengkampanyekan lingkungan di pasar (Foto: Hilda Meilisa Rinanda)
Surabaya - Puluhan pelajar SD dan SMP di Surabaya blusukan ke Pasar Kembang. Di pasar itu, mereka beradu pantun. Pantun yang mereka adu berisikan anjuran untuk menjaga lingkungan.

"Jalan jalan ke Pasar Kembang, jangan lupa ke Kapasan. Mari kita melestarikan lingkungan, agar hidup bisa nyaman," ujar salah satu pelajar SMP melalui pengeras suara yang diikuti teriakan yang lain, Selasa (20/2/2018).

Aksi pelajar ini menjadi tontonan pengunjung hingga pedagang yang ada di pasar. Beberapa dari mereka terlihat bersemangat melihat antusiasme pelajar dalam mengkampanyekan pentingnya menjaga lingkungan dari sampah.

Aksi yang dimotori Tunas Hijau ini menggandeng pelajar untuk mengkampanyekan pada masyarakat di pasar, agar lebih mencintai lingkungan dengan cara membuang sampah pada tempatnya. Tidak cukup berkeliling meneriakkan pantun dan membawa poster anjuran saja, beberapa dari siswa tampak cekatan mengambili sampah yang berserakan.

Para pelajar mengimbau agar pengunjung dan pedagang membuang sampah di tempatnyaPara pelajar mengimbau agar pengunjung dan pedagang membuang sampah di tempatnya (Foto: Hilda Meilisa Rinanda)

Aktivis sekaligus pendiri Tunas Hijau Mochammad Zamroni mengatakan aksi ini merupakan upaya untuk mendekatkan sekolah dengan pasar. "Biar mereka tahu kalau suasana pasar tradisional itu seperti apa," ujarnya usai aksi kampanye di Pasar Kembang.

Roni, panggilan akrab Zamroni, menambahkan aksi ini juga diikuti dengan pengumpulan sampah organik dan non organik yang ada di pasar. Nantinya, sampah organik yang terkumpul akan dibawa kembali ke sekolah masing-masing untuk selanjutnya dijadikan kompos.

"Jadi yang ikut hari ini adalah pelajar dari sekolah yang sudah punya komposter di sekolahnya. Hasil dari sampah organik, akan mereka bawa dan olah di sekolah masing-masing," kata Roni.

Kampanye yang dimulai sejak pukul 08.00 ini diikuti beberapa SD dan SMP di Surabaya. Misalnya saja SDN Kaliasin 1, SDN Kaliasin 7, SMPN 3 Surabaya, SMPN 6 Surabaya, hingga SMPN 41 Surabaya.
(iwd/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed