DetikNews
Selasa 20 Februari 2018, 10:20 WIB

Marak Orang Gila Masuk ke Pesantren, Ini Langkah Polres Malang

Muhammad Aminudin - detikNews
Marak Orang Gila Masuk ke Pesantren, Ini Langkah Polres Malang Foto: Eko Sudjarwo, Hilda Meilisa R/Ilustrasi Orang gila
Malang - Beberapa hari ini marak keberadaan orang asing masuk ke lingkungan pondok pesantren. Belakangan mereka mengidap gangguan jiwa alias orang gila. Melihat fenomena ini, Polres Malang mengambil langkah antisipasi. Seperti apa?

"Pertama, saya katakan bahwa tidak ada penyerangan kepada pemuka agama khususnya di wilayah Kabupaten Malang. Kedua, hubungan Polres Malang dengan para kyai, tokoh agama dan pemuka-pemuka semua agama di Kabupaten Malang sangat harmonis dan kondusif," kata Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung kepada detikcom, Selasa (20/2/2018).

Yade menegaskan, bahwa pemuka agama di wilayah hukum Polres Malang, sudah cerdas dan paham IT. Sehingga tidak mudah terprovokasi dan panik akan isu yang belum tentu bisa dijamin kebenarannya.

Kapolres mengaku, sudah memerintahkan semua kasat, kpolsek jajaran dan juga Bhabinkamtibmas, agar membangun komunikasi dan merapat ke para pemuka agama untuk memberikan jaminan keamanan.

"Polres Malang siap 24 jam jika dibutuhkan. Patroli dan sambang kita tingkatkan kepada tokoh-tokoh agama," aku Yade.

Kapolres juga menjadwalkan pertemuan dengan seluruh da'i kamtibmas, tokoh agama, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dan stakeholder, sebagai langkah pencegahan menyikapi banyaknya informasi hoax di media sosial yang sangat meresahkan.

"Sebagai antisipasi kita akan menggelar pertemuan dengan para kyai dan tokoh agama, terkait banyaknya informasi hoax di media sosial, yang tentunya sangat meresahkan," tandas Yade.

Polres Malang juga bekerjasama dengan Dinas Sosial setempat, dan Pemerintah Kabupaten Malang, untuk menginventarisir warga-warga yang mengalami gangguan kejiwaan.

"Dan menyampaikan kepada keluarga atau kerabat, untuk dilakukan pengawasan melekat shg tidak dimanfaatkan pihak ketiga untuk tujuan yang tidak baik. Untuk yang tidak memiliki keluarta kita koordinasikan dengan rumah sakit jiwa, agar bisa ditampung dan mendapatkan penanganan," tutup kapolres saat dihubungi.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed