DetikNews
Senin 19 Februari 2018, 22:16 WIB

Penyerang Kiai Hakam Berasal dari Cirebon, Gangguan Jiwa Sejak Kecil

Rois Jajeli - detikNews
Penyerang Kiai Hakam Berasal dari Cirebon, Gangguan Jiwa Sejak Kecil Foto: Eko Sudjarwo, Hilda Meilisa R
Surabaya - Akhirnya identitas penyerang Kiai Hakam Mubarok, pengasuh Pondok Pesantren Muhammadiyah, Karangasem, Paciran, Lamongan, diketahui setelah Penyidik Polres Lamongan berkoordinasi dengan penyidik Polres Cirebon. Dari keterangan keluarga, pelaku mengalami gangguan gila sejak kecil.

"Keluarganya mengaku bahwa yang bersangkutan gila sejak kecil. Namun, tidak ada surat keterangan (gilanya)," kata Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera, Senin (19/2/2018).

Dari hasil koordinasi antara Polres Lamongan dan Polres Cirebon, pelaku berinisial NT dan diketahui berasal dari Lemahabang Kulon, Cirebon. Orangtua mengakui foto pria yang ditunjukkan penyidik Polres Cirebon adalah anaknya yang lahir pada 23 November 1994.

[Gambas:Video 20detik]



Keluarga menyebut NT tidak bekerja dan hanya mengenyam pendidikan sampai kelas 2 SMP.

"Keterangan dari keluarganya bahwa, yang bersangkutan (pelaku penyerangan) sudah meninggalkan keluarganya sejak 4 tahun lalu," terangnya.

Pada Minggu (18/2), NT tidur di pendopo Ponpes Muhammadiyah Karangasem. Dia dibangunkan KH Hakam Mubarok menjelang salat zuhur. Sarungnya ditarik dan jajanannya dibuang. Marah, ia mengejar sang kiai. Pelaku akhirnya ditangkap santri dan warga, kemudian diserahkan ke polisi.

Sejak pagi tadi, pelaku ditempatkan di ruang sel di rumah sakit Bhayangkara Polda Jatim, untuk menjalani pemeriksaan. Untuk mengetahui apakah pelaku mengidap gangguan jiwa atau tidak, Polda Jatim
(roi/trw)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed