"Kejadian sekitar pukul 13.20 Wib. Angin tiba-tiba kencang dan merobohkan pohon dan merusak rumah," ujar Wardi, salah satu warga Kedungringin, Muncar, kepada sejumlah wartawan, Senin (19/2/2018).
Wardi menambahkan, sebelum angin kencang, wilayah desanya diliputi awan pekat. Sejam kemudian, angin kencang menyapu desanya. Kerusakan rumah kebanyakan karena dinding jebol dan atap yang ambruk.
"Ada beberapa rumah yang terkena angin puting beliung. Rumah pak Nurholis itu dua yang rusak parah," tambahnya.
Foto: Ardian Fanani/detikcom |
Sementara itu Kapolsek Muncar, Kompol Toha Choiri mengatakan, pihaknya bersama dengan TRC BPBD dan relawan melakukan pendataan rumah atau bangunan yang rusak.
"Desa Kedungringin itu di Dusun Kedungringin ada sekitar 4 rumah rusak parah. Sementara di Dusun Kedungdandang Desa Tapanrejo yang rusak parah ada 5 rumah rusak parah. Sementara rumah yang rusak sedang dan ringan berjumlah puluhan," tambahnya.
Hingga saat ini kata Toha, pihaknya masih belum bisa menaksir jumlah kerugian yang dialami korban puting beliung. Untuk membantu korban yang rumahnya rusak, pihaknya bersama dengan TRC BPBD dan Relawan memberi bantuan terpal dan mendirikan posko bencana.
Foto: Ardian Fanani/detikcom |
(trw/trw)











































Foto: Ardian Fanani/detikcom
Foto: Ardian Fanani/detikcom