DetikNews
Rabu 14 Februari 2018, 21:27 WIB

Tahapan Rawan Saat Pilkada Adalah Coblosan dan Penghitungan

Rois Jajeli - detikNews
Tahapan Rawan Saat Pilkada Adalah Coblosan dan Penghitungan Sispamkota (Foto: Rois Jajeli)
Surabaya - Kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Jawa Timur sejauh ini aman dan kondusif. Namun, polisi bersama TNI, serta instansi terkait, tetap mewaspadai kondisi keamanan, terutama pada tahapan pencoblosan dan penghitungan suara, yang dinilai rawan.

"Tahapan rawan adalah tahapan ketika ketidakpuasan dalam pencoblosan dan penghitungan. Bisa juga dia (masyarakat) yang harusnya dapat memilih, tapi nggak boleh memilih, ngamuk-ngamuk di TPS. Semua itu sudah kami antisipasi," kata Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin kepada wartawan di sela acara simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) Pemilihan Gubernur Jawa Timur Tahun 2018 di lapangan markas Kodam V Brawijaya, Surabaya, Rabu (14/2/2018).

Kapolda berharap, Jawa Timur tetap aman dan tidak ada daerah rawan. Namun, pihaknya bersama TNI dan pihak terkait sudah melakukan langkah antisipasi.

"Yang terjelek kami antisipasi. Mudah-mudahan masyarakat sudah sadar bahwa perlu kedewasaan dalam berpolitik. Kemudian tidak seperti dulu lagi. Eranya sekarang adalah zaman now, zaman demokratis," ujarnya.

Dalam acara simulasi Sispamkota, Polisi, TNI, Linmas, Satpol PP menggelar simulasi pengamanan Pilgub Jatim 2018. Dalam simulasi tersebut digambarkan situasi pengamanan yang dilakukan TNI, Polri hingga petugas pemadam kebakaran (PMK) di setiap tahapan. Bahkan, juga diperagakan bagaimana polisi menumpas komplotan pengacau bersenjata yang menculik calon gubernur.

"Tadi latihan simulasi. Tentunya kami latihan itu kita cari yang terjelek. Kami tidak boleh underestimate, dianggap aman-aman saja. Kalau dianggap aman, apa nggak latihan," ujarnya.

"Makanya paling terjelek terjadi kerusuhan massa di Surabaya, kami sudah latihan, sudah antisipasi, kami sudah siap. Mudah-mudahan kita berharap tidak terjadi seperti itu. Masyarakat memang guyub, rukun, gotong royong menciptakan keamanan dalam pilkada ini. Itu kita harapkan," jelasnya.

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman mengatakan, latihan sispamkota tersebut sebagai bentuk latihan dan menunjukkan sinergitas TNI-Polri.

"Itulah bentuk kesiapan TNI di wilayah Jawa Timur, baik TNI Angkatan Darat, Laut dan Udara. Intinya TNI siap mem-back up sepenuhnya Polri dalam rangka pengamanan pilkada di Jatim," katanya.

Arif mengatakan, Kodam V/Brawijaya, Armatim, dan Lanud TNI AU, siap membantu Polda Jatim. Termasuk dikerahkan untuk membantu pengamanan hingga daerah kepulauan.

"Untuk daerah kepulauan kai siap. TNI AD juga punya kapal laut dan personelnya siap, tergantung permintaan. Intinya TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara, siap membantu semuanya sesuai permintaan," jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Jatim Soekarwo mengatakan aksi menumpas komplotan pengacau keamanan pada saat pilkada adalah hanya simulasi pengamanan.

"Sebetulnya secara riil sudah siap semuanya, mulai di kabupaten dan kota, kecamatan bahkan di desa-desa. Tiga pilar di desa yaitu Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kepala Desa, sudah siap semuanya. Jadi penampilan pengamanan ini sampai resiko paling tinggi. Saya kira (penampilan simulasi pengamanan) luar biasa," ujarnya.

Gubernur yang biasa disapa Pakdhe Karwo ini menegaskan, yang terpenting adalah kompaknya pemerintahan, TNI dan Polri.

"Lebih penting adalah kompaknya pemerintahan, TNI, Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat di Jawa Timur," jelasnya.

Sedangkan Ketua KPU Jatim Eko Sasmito menilai, simulasi pengamanan dari kepolisian dan TNI menunjukkan kesiapan dan langkah antisipasi dari petugas keamanan dalam rangka mengamankan setiap tahapan pilkada.

"Sampai saat ini kami tidak melihat ada persoalan-persoalan yang berarti. Di setiap kota dan kabupaten, situasi keamanan kondusif. KPU dalam proses pelaksanaan pilkada ini akan melaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Back up dari pemerintah provinsi, Polri, TNI menjadi bagian kerjasama kita, sehingga nanti bisa berjalan dengan lancar," jelas Eko.
(roi/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed