Pemkab Ponorogo Kekurangan 2.305 Pegawai

Pemkab Ponorogo Kekurangan 2.305 Pegawai

Charolin Pebrianti - detikNews
Jumat, 02 Feb 2018 15:25 WIB
Pemkab Ponorogo Kekurangan 2.305 Pegawai
Kepala BKD Ponorogo, Winarko Arief/Foto: Charolin Pebrianti
Ponorogo - Tahun 2018, PNS di Ponorogo, banyak yang pensiun. Apalagi sejak 7 tahun lalu tidak ada rekrutmen PNS. Ponorogo pun kekurangan PNS hingga 2.035 orang.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Ponorogo, Winarko Arief mengatakan kebutuhan PNS di Ponorogo sekitar 2.305 orang. Bahkan kalau dibuka di e-Formasi situs Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) kebutuhannya tertulis sebanyak 2.305 personel.

"Namun kalau dilihat sisi prioritas ada 422 jabatan yang kita prioritaskan tahun ini," tutur Winarko saat ditemui di kantor Pemkab Ponorogo, Jalan Alun-Alun Utara, Jumat (2/2/2018).

Menurutnya, angka 422 orang ini sudah sesuai dengan kondisi pemerintah yang sangat mendesak. Pasalnya, sejak tahun 2011 lalu Pemkab Ponorogo belum membuka rekruitmen PNS. "Kita untuk PNS pertumbuhannya zero," jelasnya.

Padahal tiap tahun sejumlah 300-400 PNS pensiun di wilayah Ponorogo. Tahun 2017, sebanyak 416 PNS pensiun. Bahkan data terakhir tahun 2018 ini, hanya ada 9 ribu PNS, bila dibandingkan tahun 2011 lalu mencapai 14 ribu PNS tentu jumlah ini berkurang jauh.

"Nah, makanya yang diprioritaskan tahun ini sekitar 422 orang," imbuhnya.

Ada beberapa instansi yang mendesak butuh PNS, lanjut dia, pertama di instansi pendidikan sebesar 41%, kedua instansi kesehatan 24% dan sisanya 35% meliputi infrastruktur dan tenaga teknis. "Kita sudah tidak mengajukan tenaga administrasi, semua sudah tenaga teknis," ujarnya.

Pasalnya, tenaga teknis sudah meliputi pranata komputer. Apalagi mengingat kemajuan zaman, tenaga administrasi sudah dengan sistem komputer. "Selain itu, kita juga sudah mengangkat Sekretaris Desa (Sekdes) atau carik, jadi lebih mudah untuk pengalihan tenaga administrasi," paparnya.

Ditanya terkait kekurangan PNS di lingkungan Pemkab Ponorogo, Winarko menegaskan kewajiban pihaknya hanya mengajukan apakah nantinya ada test CPNS dirinya mengaku tidak tahu karena belum ada pengumuman. "Tiap tahun kami mengirimkan seperti itu," pungkasnya. (fat/fat)
Berita Terkait