Stabilkan Harga Beras, Pemkab-Pemkot Kediri Kompak Operasi Pasar

Andhika Dwi - detikNews
Kamis, 01 Feb 2018 15:42 WIB
Foto: Andhika Dwi
Kediri - Untuk menekan harga beras yang terus melonjak, Pemkot Kediri dan Tim Pemantauan dan Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melakukan operasi pasar di sejumlah lokasi yang biasa menjadi titik keramaian.

Operasi pasar dilakukan di dua titik yakni Taman Sekartaji dan Taman Kediri Memorial Park. Operasi pasar ini digelar hingga harga normal.

"Sengaja kita mencari titik keramaian di Kota Kediri untuk lokasi penjualan beras operasi pasar agar sedikit banyak bisa mengurangi beban biaya dari harga beras," kata Wakil Wali Kota Kediri Lilik Muhibbah saat ditemui detikcom di Taman Kediri Memorial Park, Kamis (1/2/2018).

Sementara Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri, Yetty Sisworini mengaku harga beras di Kota Kediri bervariasi. Mulai Rp 10 ribu/kg menjadi Rp 12 ribu/kg. Saa operasi pasar, Pemkot Kediri menjual beras 5 kg seharga Rp 51 ribu.

"Saat ini variatif harganya, mulai dari Rp 10 ribu-Rp 12 ribu/kg, untuk itu kami menjual beras 5 kg seharga Rp 51 ribu," jelas Yetty.

Saat ditanya penyebab semakin melambungnya harga beras secara nasional dan meluas, Yetty menganggap itu akibat dari perubahan cuaca dan curah hujan yang cukup tinggi. Sehingga membuat panen terganggu.

"Ini masalahnya dan penyebabnya hampir sama di seluruh wilayah, yaitu akibat iklim dan curah hujan yang membuat panen padi terganggu," jelas Yetty.

Berbeda dengan Pemkot Kediri, guna menanggulangi harga beras naik, Pemkab Kediri menyalurkan Bansos Rastra untuk warga yang sangat membutuhkan dan kurang beruntung.

Kepala Dinas Komunikasi Dan Informasi Kabupaten Kediri, Krisna Setiawan menjelaskan pihaknya telah menyalurkan Bansos Rastra 1,2 ton. Atau setiap warga menerima 10 kg untuk 1.221 penerima.

Wilayah yang mendapatkan bansos rastra yakni di kecamatan paling timur Kabupaten Kediri. Seperti Kecamatan Tarokan, Grogol, Banyakan, Mojo, Semen dan seluruh wilayah Kabupaten Kediri.

"Pemkab Kediri langsung melakukan penyaluran bansos rastra untuk warga, tiap warga penerima akan menerima 10 kg beras, dengan harapan agar harga beras dapat segera dikendalikan," jelas Krisna saat ditemui di kantor Diskominfo Kabupaten Kediri.

Tak hanya penyaluran bansos rastra, pemkab juga akan melakukan operasi pasar. Dari pantauan detikcom, harga beras di kota maupun Kabupaten Kediri nyaris sama. Beras dijual di pasar dengan harga Rp 10-12 ribu/kg sejak sebulan lalu. (fat/fat)