Madura Dulu Dinilai Rawan, Kapolda Jatim: Sekarang Sudah Berubah

Pilkada Serentak 2018

Madura Dulu Dinilai Rawan, Kapolda Jatim: Sekarang Sudah Berubah

Rois Jajeli - detikNews
Rabu, 31 Jan 2018 18:51 WIB
Madura Dulu Dinilai Rawan, Kapolda Jatim: Sekarang Sudah Berubah
Foto: Rois Jajeli
Surabaya - Setiap pemilihan kepala daerah, Madura menjadi daerah yang paling mendapat perhatian serius dari kepolisian. Madura dulu dikenal daerah rawan konflik. Namun, Madura kini dinilai sudah berubah.

Agar pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 aman, para ulama yang tergabung dalam Aliansi Ulama Madura (Auma) bersama kepolisian dan TNI membacakan ikrar deklarasi mendukung dan mensukseskan pilkada serentak 2018.

"Oh iya, Madura sekarang ini sudah berubah. Jadi, terima kasih ada inisiasi dari para tokoh agamanya untuk menghendaki kedewasaan dalam bersikap, bertindak untuk pilkada," kata Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin kepada wartawan usai acara pembacaan ikrar yang dihadiri Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNi Arif Rahman serta para ulama dari Madura dan Tapal Kuda (Pasuruan, Probolinggo, Situbondo, Banyuwangi, Jember, Bondowoso, Lumajang), di Mapolda Jatim, Jalan A Yani, Surabaya, Rabu (31/1/2018).

"(Madura) tidak seperti dulu lagi. Sudah meninggalkan masa lalu. Sekarang masa depan," tuturnya.

Meski dinilai sudah berubah, kata kapolda, pihaknya tetap mewaspadai setiap potensi yang ada di Madura.

"Ya kami tetap mewaspadai. Kita tidak bisa menyepelehin. Namanya massa kan banyak. Kita berharap pada tokoh-tokoh agamanya, tokoh masyarakatnya, untuk membantu aparat keamanan menciptakan situasi kemanan yang aman dan kondusif. Aman harus dipelihara terus," tuturnya.

Tahun pilkada serentak ini ada di 18 kabupaten dan kota serta Pilgub Jatim. Ditanya daerah mana saja di Jatim yang berpotensi rawan.

"Semuanya kita antisipasi lah. Kita tidak boleh underestimate ya. Semua daerah harus dijaga dengan baik, dikelola dengan baik, disentuh dengan baik," katanya.

"Ya jangan menganggap ini sudah disentuh seperti ini menjadi nggak rawan. Tidak. Semua kita antisipasi. Anggota all out untuk pengamanan kegiatan ini. All out dan tidak main-main," jelasnya. (roi/bdh)
Berita Terkait